Kamis, 18 Desember 2014

BISNIS PERHIASAN: Delphine & Co Jewerly Gandeng Hodel Switzerland

Zulkarnaini Muchtar Sabtu, 04/08/2012 15:42 WIB

JAKARTA: Delphine & Co Jewerly, salah satu brand toko perhiasan yang mengutamakan kualitas dan keunikan dari setiap perhiasannya mengandeng Hodel Switzerland, salah satu merek perhiasan terkenal di dunia untuk desain yang terbuat dari mutiara.Perhiasan asal Swis itu lebih terkenal dengan perhiasan yang menonjolkan mutiara. Lalu dikombinasikan dengan berlian atau batu mulia lainnya.“Adanya kerjasama ini berarti perhiasan Hodel hanya dapat ditemukan di toko kami,” kata  Delphine Darsono, perancang perhiasan dan sekali gus salah seorang pemilik Delphine & Co Jewelry, disela-sela peragaan koleksi itu di Hotel Four Season, Jumat malam (3/8/12).Pihaknya tertarik memasarkan perhiasan merek tersebut karena mempunyai kualitas yang bagus dan desain yang unik.Sementara itu, Julie Lam, Repsentative Hodel Switzerland Hong Kong, mengatakan tren desain perhiasan merek tersebut sekarang lebih banyak menampilkan model gaya baroque yang berukuran besar.Mutiara yang diperagakan itu  kebanyakan berukuran besar dan bentuknya tidak sempurna. Biasanya mutiara yang sempurna itu berbentuk bulat.  Mutiara yang bentuk tidak sempurna itu dipadukannya dengan berlian, sehingga secara keseluruhan dari perhiasan itu tampil unik, dan  indah.  Misalnya, perhiasan mutiara itu ada yang  menyerupapai bentuk keong, burung, aple dan lain-lain.  Rangkaian perhiasan itu dapat berupa cincin, anting, leontin, kalung, dan gelang yang eksklusif. Perhiasan itu ada yang dibalut dengan emas putih atau rose gold.Julie mengatakan kisaran harga perhiasan merek tersebut mencapai US$5.000-US$50.000.Hodel merupakan salah satu perhiasan mutiara di dunia, terkenal karena menciptakan beberapa bagian yang eksklusif dari industri desain mutiara. Berbasis di Luceme, Swiss.(Faa)

Apps Bisnis.com available on:    
Beli Buku, Data, ePaper, Indonesia Business Daily bisa dengan kartu kredit. Klik di sini!
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!
more...