Jum'at, 24 Oktober 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

KESEHATAN ANAK: Satu dari Dua Praremaja Alami Dehidrasi Ringan

Ismail Fahmi   -   Sabtu, 27 April 2013, 13:49 WIB

BERITA TERKAIT

BISNIS.COM, JAKARTA:--Dehidrasi masih merupakan persoalan serius yang dihadapi dalam pertumbuhan kesehatan anak-anak. Satu dari dua anak pra remaja di Indonesia masih mengalami dehidrasi ringan.

Dehidrasi merupakan proses kehilangan cairan dalam tubuh, masih dipandang sebagai problem ringan di luar persoalan kesehatan dan tumbuh kembang anak lainnya.

Prof. Hardinsyah, pakar gizi dan Ketua Umum Organisasi Pergizi Pangan Indonesia, mengatakan tubuh anak-anak lebih rentan terhadap cuaca. Mengingat aktivitas anak yang lebih tinggi.

"Menurut data 2010, satu diantara dua anak pra remaja ternyata mengalami dehidrasi ringan. Ini lebih tinggi dibandingkan dengan orang dewasa. Apalagi pada musim kemarau, keadaan ini dapat bertambah buruk," ujarnya di sela-sela peluncuran Milkuat Freshy oleh PT Danone Dairy Indonesia di Jakarta, Sabtu (27/4).

Menurut penelitian yang diadakan Pergizi, katanya, sebagian besar sampel tidak minum dengan cukup, alasannya karena tidak mengetahui pentingnya minum (hidrasi) bagi kesehatan tubuh.
Dalam tumpeng gizi seimbang (TGS) yang merupakan panduan gizi seimban

g harian, katanya, mencantumkan anjuran untuk minum sedikitnya 8 gelas air per hari. "Hal itu belum sepenuhnya diaplikasikan oleh sebagian besar anak-anak di Indonesia," ujar Hardinsyah. (if)


Source : Rahmayulis Saleh

Editor : Ismail Fahmi

Ikuti berita Bisnis.com melalui smartphone Android dengan aplikasi Android Apps Bisnis.com. Download di Google Play!
 
Beli Buku, Data, ePaper, Indonesia Business Daily bisa dengan kartu kredit. Klik di sini!
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.