Jum'at, 19 Desember 2014

Ini Perkembangan Audio Visual Bayi 0-3 Bulan

Juli Etha Ramaida Manalu Sabtu, 07/09/2013 14:19 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Berikut ini ulasan perkembangan bayi dari segi visual, audio, taktil dan motorik.

Dari segi visual, bayi berusia 1 bulan hanya dapat melihat dari jarak dekat, sedangkan untuk berkomunikasi dengan bayi, orang tua dapat mengajaknya berbicara walaupun tentu saja bayi tersebut belum mampu mengerti dan menanggapi apa yang disampaikan padanya.

Secara taktil, orang tua dapat memeluk dan menggendong bayi untuk menenangkannya.

Attila Dewanti, Dokter Spesialis Anak dari Brawijaya Hospital, mengemukakan anak akan merasa tenang ketika digendong atau dipeluk, karena dia dapat mendengar degup jantung orang yang menggendongnya.

Saat bayi berada di kandungan, ungkapnya, bayi biasa mendengar degup jantung ibunya. Jadi setelah bayi lahir dengan mendengar degup jantung tersebut bayi akan merasa lebih aman.

Selain itu, untuk meningkatkan kemampuan saraf motorik bayi, ungkap Attila, bayi bisa dibawa berjalan-jalan atau naik kereta.

Untuk bayi berusia 2-3 bulan, memberikan objek berwarna terang serta membawa bayi ke ruangan berbeda dinilai mampu meningkatkan daya visualnya. Sementara itu, untuk audio, bayi dapat diajak berbicara dan menyanyi.

Secara taktil, membelai bayi sewaktu mandi atau menyisir rambutnya juga dianggap penting untuk sosialisasinya kelak. Attila mengungkapkan pernah terdapat kasus seorang anak yang berontak dan marah ketika bersentuhan dengan temannya.

Setelah diselidiki, orang tua anak tersebut cukup sibuk sehingga jarang sekali memiliki waktu untuk sekedar membelai atau bersentuhan fisik dengan anaknya.

Hal ini mendorong anak tersebut memiliki kepribadian yang berbeda, sehingga setiap kali ada orang yang menyentuh atau bersenggolan dengannya, ia akan merasa tidak senang dan marah.

Apps Bisnis.com available on:    
Beli Buku, Data, ePaper, Indonesia Business Daily bisa dengan kartu kredit. Klik di sini!
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!
more...