FILM WEEKEND: "Lights Out", Teror Menjelang Tidur

Pernahkah Anda membayangkan sosok mengerikan ketika berada dalam kegelapan? Inilah yang dialami Rebecca (Teresa Palmer) dan Martin (Gabriel Bateman) saat kegelapan menerjang, sosok mengerikan muncul dan berusaha menyakiti mereka.
Atiqa Hanum | 20 Agustus 2016 10:37 WIB
Trailer film Lights Out - IMDB

Bisnis.com, JAKARTA—Pernahkah Anda membayangkan sosok mengerikan ketika berada dalam kegelapan? Inilah yang dialami Rebecca (Teresa Palmer) dan Martin (Gabriel Bateman) saat kegelapan menerjang, sosok mengerikan muncul dan berusaha menyakiti mereka.

Kisah ini dikemas dalam film berjudul Lights Out, yang diangkat dari karya film pendeknya David F. Sandberg. Film tersebut dikembangkan menjadi film panjang berdurasi 81 menit yang digodok bersama produsernya James Wan.

Baru saja mulai, Sandberg dan Wan sudah mengantarkan penonton pada suasana mencekam, Cukup sederhana adegannya, yakni seorang perempuan yang hendak pulang dari kantor dan harus mematikan seluruh lampu, apa daya dia pun terjebak oleh penglihatan yang tak awam baginya.

Kejadian-kejadian yang disuguhkan Sanberg dan Wan sungguh seperti dunia nyata dan bisa saja terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari. Cerita yang digarap Sanberg ini mengisahkan seorang remaja perempuan, Rebecca, yang cuek dan bebas dalam hidupnya. Kepergian Rebecca dari rumah akhirnya diketahui oleh adik tirinya Martin yang juga bermasalah dengan ibunya, Sophie (Maria Bello).

Sophie dirasa memiliki kondisi mental tidak stabil dan membuat Martin selalu tidak bisa tidur dimalam hari. Akhirnya, Martin pun ketiduran di sekolah untuk kesekian kalinya yang mengharuskan Rebecca hadir disekolah. Martin pun bercerita kepada Rebecca bahwa Sophie selalu berbicara setiap malam. Sophie kerap berkomunikasi dengan seorang 'teman' yang tidak suka dengan cahaya.

Kejadian tersebut akhirnya kembali menyeret Rebecca kembali ke masa kecilnya yang kelam. Kejadian saat kecil dulu ternyata juga dialami Martin yang dihadapkan dengan hal-hal aneh dari ibunya.

Wan benar-benar memanfaatkan dengan baik bagaimana mengeksploitasi ketakutan dalam kegelapan. Berawal dari film pendek Sanberg yang menang dalam kompetisi film horor pada 2013 dengan judul yang sama, Wan pun benar-benar berusaha mengembangkan ide awal Lights Out itu sendiri. Film ini dirasa cukup kompleks dan jauh dari cerita khas kemistikannya Wan seperti Insidious, The Conjuring, juga Annabelle.

Teror psikologis membuat film New Line Cinema ini patut ditonton para penggemar thriller. Permainan adrenalin jelas terasa, bahkan Sandberg dan Wan tampaknya sengaja memancing jeritan dan umpatan penonton dengan memunculkan adegan menyeramkan yang membuat berpikir dua kali untuk menonton karena akan terbayang-bayang setelah menontonnya. Mereka bisa mengeksploitasi tempat dan situasi yang biasa jadi sumber ketakutan orang dalam kehidupan sehari-hari layaknya seperti nyata.

Tidak lupa, Wan menyelipkan unsur yang sama, yaitu komedi. Ciri khas Wan pun dengan menggantungkan cerita film perdana yang berpotensi untuk dibuatnya film lepasan selanjutnya. Sanggupkah Rebecca bersama Martin mengatasi masalah keluarga mereka. Bagi Anda yang berani menonton film horor, Lights Out bisa jadi salah satu pilihan tontonan weekend ini

Tag : film, Review Film
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top