Balai lelang Sidahrta gelar pameran seni modern

JAKARTA: Sidahrta Auctioneer menyelenggarakan lelang khusus akhir tahun dengan menawarkan 130 karya berupa buku antik, cetakan, mebel serta karya seni modern dan kontemporer pada 12 Desember 2010."Ada beberapa karya antik dan baru dalam lelang ini. Diantara
Yusuf Waluyo Jati | 08 Desember 2010 07:34 WIB

JAKARTA: Sidahrta Auctioneer menyelenggarakan lelang khusus akhir tahun dengan menawarkan 130 karya berupa buku antik, cetakan, mebel serta karya seni modern dan kontemporer pada 12 Desember 2010."Ada beberapa karya antik dan baru dalam lelang ini. Diantara koleksi kami adalah souvenir kartu pos menampilkan karya lukisan seorang seniman Belanda yang dikenal sebagai WG Hofker," kata Direktur Sidharta Auctioneer Syanda Kunto-Prabowo hari ini.WG Hofker tinggal dan bekerja di Bali pada 1930-1940-an. Karyanya menggambarkan orang dan pemandangan Bali yang direproduksi untuk Messrs Koch & Knuttel (KPM). Beberapa cetakan lainnya oleh Hofker juga tersedia dalam lelang ini."Semua karya seni yang dilelang ini sangat menarik bagi khalayak luas, kolektor dan penggemar seni," kata Syanda. Sebelum dilelang semua karya tersebut dipamerkan mulai hari ini sampai 11 Desember 2010.Hal yang perlu patut dicatat adalah set cetak tentang kehidupan sehari-hari kolonial oleh Perelaer,serta bukunya di Jawa. Cetakan digunakan untuk instruksi sekolah pada masa kolonial yang diterbitkan oleh penerbit buku Kolff & Co, dan Lamsters volume on Indie.Lelang akhir tahun ini juga menawarkan sejumlah pilihan furnitur lama, termasuk beberapa, lemari, tampan, meja dan kursi. Ada juga beberapa karya yang lebih baru dan halus dibuat menggunakan kayu berkualitas tinggi.Selain itu lelang ini juga mencakup beberapa karya seni modern dan kontemporer. Para seniman Bali yang diangkat menunjukkan upaya artistik mereka dalam membuat terobosan dari tradisi, sementara tetap mempertahankan identitas budaya mereka. Hal ini dapat dilihat dalam karya-karya Dewa Mustika, Wayan Suarjiwatman, Made Duatmika, Made Sukadana, Ida Bagus Purwa dan Wayan Kastina (Wa'Ka) serta dalam patung Made Sawat.Dua karya oleh pelopor Moderen Indonesia, Popo Iskandar juga tampil dalam lelangini. Bersama dengan karya Teguh Ostenrik, Deden Sambas dan Zaenudin Ramli adalah karya abstrak paling menarik yang muncul baru-baru ini. Iwan Koeswanna tampil kembali dalam seni rupa Indonesia dengan dua lukisan. Ada juga beberapa gambar yang sangat menarik oleh Agung Kurniawan, potongan ekspresif oleh Tisna Sanjaya, dan karya baru yang menarik oleh Iswandi. Ada juga sebuah lukisan yang mengundang senyum di wajah karya Faizin dan Faizal. (msw)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top