Replika Santa Klaus pecahkan rekor

JAKARTA: Replika Santa Klaus yang terbuat dari susunan balok Lego memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (Muri) sebagai yang terbesar di Asia.Santa Klaus setinggi 4,3 meter, lebar 2,4 meter dan ketebalan 1.6 meter ini dibangun dari 3.000 balok mainan
News Editor
News Editor - Bisnis.com 09 Desember 2010  |  09:17 WIB

JAKARTA: Replika Santa Klaus yang terbuat dari susunan balok Lego memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (Muri) sebagai yang terbesar di Asia.Santa Klaus setinggi 4,3 meter, lebar 2,4 meter dan ketebalan 1.6 meter ini dibangun dari 3.000 balok mainan asal Denmark ini. Proses penyusunan berlangsung selama tiga bulan di Jakarta. eplika Santa Klaus ini dipamerkan di pusat perbelanjaan Central Park, Jakarta pada 3 Desember 2010 hingga 9 Januari 2011."Central Park memilih bekerja sama dengan Lego karena mainan ini diminati banyak orang dan tidak mengenal usia. Lagi pula mal-mal di bawah naungan Agung Podomoro City telah beberapa kali bekerja sama dengan Lego," jelas Executive Director Central Park Veri Y. Setiady diJakarta, hari ini.Selain memajang Lego Santa, Central Park dan Lego mengadakan kompetisi bagi mahasiswa Universitas Trisakti jurusan Arsitektur untuk merancang bangunan bertema "Santa Park"."Saya belum pernah melihat rancangan Lego sekreatif ini. Semua display ini murni kreasi Indonesia karena kami hanya menyediakan material LEGO. Sudah ada antrian negara lain yang ingin memajang Santa ini di negaranya," kata Sales and Marketing Director PT ALJ (Sole Agent &Distributor LEGO Indonesia) Patrick Seet.Patrick juga mengemukakan alasan Indonesia terpilih sebagai pelaksana event ini, yakni rasa hormatnya terhadap negera ini, kreativitas tanpa batas yang dimiliki orang-orang Indonesia, dan penjualan LEGO yang bagus di Indonesia.LEGO Santa Park ini merupakan rangkaian event "Now Jakarta The Christmas City" yang diselenggarakan Central Park dari akhir November hingga awal Januari tahun depan. (tw)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Nadya Kurnia
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top