Jam tangan Swiss buka gerai di Plaza Indonesia

Zulkarnaini Muchtar
Zulkarnaini Muchtar - Bisnis.com 17 Desember 2010  |  08:35 WIB

JAKARTA: Produsen produk mewah tetap menilai Jakarta sebagai pasar yang potensial untuk menjual jam tangan asal Swiss, Charriol Geneva, dengan dibukanya butik perdana di Plaza Indonesia.

Philippe Charriol, pemilik dan pendiri Charriol Geneve, hadir untuk meresmikan butik tersebut. Saya hadir dengan produk yang lengkap. Ada jam tangan, perhiasan, tas tangan, tas perjalanan, kaca mata, dan wangi-wangian, kata Philippe, Jumat, saat peresmian butik perdana tersebut.

Peresmian butik yang memasarkan bermacam-macam produk mewah untuk kebutuhan pria dan perempuan itu juga didukung oleh fashionista Ibu Kota antara lain Ina Thomas, Jeremy Thomas, Feni Rosa, Bertrand Antolin, dan Yulie Setyohadi.

Saya yakin produk Charriol Geneva akan cocok dengan permintaan pasar Indonesia dengan desain modern yang elegan, kata Philippe.

Philippe meluncurkan jam tangan dan perhiasan mewah itu pada 1983. Perbedaan desain jam tangan itu terlihat dari desain talinya yang berbentuk gelang yang kaku dengan deretan pilinan bentuk tali tambang yang terbuat dari baja berlapis emas warna pink, atau putih.

Butik tersebut merupakan butiknya yang ke-99. Pada tahun ini, pihaknya membuka 25 butik sesuai dengan perayaan ulang tahunnya ke-25. Selain di Jakarta, pihaknya tahun ini membuka butik di Doha, Kuwait City, Guangzhou, Nanjing, Beijing, Shanghai.

Sementara jam tangannya dijual mulai US$1.500-US$60.000, sedangkan harga pulpen mulai dari sekitar Rp1,8 juta.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top