Goethe putar film tentang perubahan iklim

Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable{mso-style-name:"Table Normal";mso-tstyle-rowband-size:0;mso-tstyle-colband-size:0;mso-style-noshow:yes;mso-style-priority:99;mso-style-qformat:yes;mso-style-parent:"";mso-padding-alt:0in
Inria Zulfikar
Inria Zulfikar - Bisnis.com 28 Mei 2011  |  06:54 WIB

Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable{mso-style-name:"Table Normal";mso-tstyle-rowband-size:0;mso-tstyle-colband-size:0;mso-style-noshow:yes;mso-style-priority:99;mso-style-qformat:yes;mso-style-parent:"";mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;mso-para-margin:0in;mso-para-margin-bottom:.0001pt;mso-pagination:widow-orphan;font-size:10.0pt;font-family:"Calibri","sans-serif";}

Oleh Herry Suhendra

JAKARTA: Pusat Kebudayaan Jerman, Goethe Institut, menyelenggarakan diskusi dan pemutaran film Iklim.Budaya.Perubahan mengenai aspek dan konsekuensi sosial perubahan iklim di berbagai belahan dunia, pada hari ini ini 28 Mei 2011 di GoetheHaus.

Perubahan iklim telah menjadi topik yang selalu ada di berbagai media massa. Bermacam-macam sudut pandang telah digunakan dengan satu tujuan yang sama yaitu membangkitkan kesadaran manusia bahwa saat ini bumi tempat kita hidup menanggung beban sangat berat yang akan berdampak kepada kehidupan manusia itu sendiri.

Tema-tema spesifik dari mulai efek rumah kaca yang menyebabkan terjadinya kerusakan lapisan atmosfer, ketersediaan energi, kenaikan harga pangan, bencana alam ekstrem yang semakin sulit diprediksi sampai kesulitan mendapatkan air bersih adalah beberapa contoh pengaruh perubahan iklim yang telah banyak diangkat sebagai tema tulisan, kampanye dan gerakan politis seputar lingkungan hidup lainnya.

Divisi perfilman Goethe-Institut melalui kantor pusatnya di Munich melihat potensi film sebagai salah satu media pembelajaran dan hiburan untuk membentuk kesadaran lingkungan hidup yang lebih bertanggung jawab, kata Asisten Kulturprogram Goethe Institut Dinyah Latuconsina hari ini.

Dalam sebuah paket berjudul Klima.Kultur.Wandel (Iklim.Budaya.Perubahan) dirangkumlah enam film panjang dan tujuh film pendek bertema lingkungan hidup dan aspek-aspek sosial budayanya.

Sebelumnya film ini diputar di Semarang (Gedung Theater Thomas Aquinas ) UNIKA Soegijapranata Semarang, di Makassar (Gedung Pertemuan Ilmiah UNHAS) Kampus Universitas Hasanudin,di Bandung (Bioskop Kampus ITB) dan di Jakarta di GoetheHaus.

Bekerja sama dengan berbagai mitranya, Goethe-Institut Indonesien menggelar rangkaian pemutaran film yang diberi judul serupa Iklim.Budaya.Perubahan di beberapa kota di Indonesia.

Film-film dalam paket ini dilengkapi dengan terjemahan Bahasa Indonesia dan di akhir rangkaian pemutaran film akan diselenggarakan diskusi dengan tema yang berbeda di setiap kota.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top