Sangkring Art tampilkan "Post Hybridity"

JAKARTA: Sangkring Art Space mengadakan pameran bersama tujuh seniman terkemuka Indonesia bertema "The Treasure of Spritual Art-Post Hybridity" pada 19-30 September.Pameran ini memajang karya AT. Sitompul, Dedy Sufriadi, Netok Sawiji Rusnoto,
Inria Zulfikar
Inria Zulfikar - Bisnis.com 18 September 2011  |  16:44 WIB

JAKARTA: Sangkring Art Space mengadakan pameran bersama tujuh seniman terkemuka Indonesia bertema "The Treasure of Spritual Art-Post Hybridity" pada 19-30 September.Pameran ini memajang karya AT. Sitompul, Dedy Sufriadi, Netok Sawiji Rusnoto, Nunung WS, Sulebar M. Soekarman, Utoyo Hadi, Yusron Mudhakir.Wacana post hybridity akhir-akhir ini masuk ke berbagai ranah dan disiplin ilmu. Sebuah kesadaran untuk menggali, mengadaptasi, merancang ulang, dan mempresentasikan nilai-nilai hybrid yang universal.Eksplorasi konseptual singkat dari isu-isu yang dipertaruhkan dalam pascakolonial, literatur global, konon terus berkembang yang menyatakan bahwa fungsi buku sebagai cerita detektif yang relatif sederhana dan lurus diceritakan dan bukan sekadar teks 'sastra', dan sebuah dedikasi suatu fiksi estetika."Kami  hendak menjadikannya instrumen tersebut untuk menemukan relasi khusus ketika menggali sumber gagasan, berhadapan maupun dalam mendedah sebuah karya visual. Bahkan hampir semua karya seni di dunia bertitik tolak dari aspek tersebut," kata penggagas pameran Rusnoto Susanto hari ini.Aspek lokalitas (tradisi) dan perkembangan urban cultures serta rangsekkan budaya kontemporer yang perlahan segera menggeser peta kebudayaan menjadi landscape yang menarik untuk tak sekadar mencermatinya namun memesonakan.Namun, hal tersebut tak menggeser kesadaran kreatif seniman Indonesia terhadap kesadaran nilai-nilai budaya lokal (local genius) yang senantiasa diacu sebagai bagian dari spirit proses penciptaan seni dalam semangat universalitas. (tw) 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Nadya Kurnia
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top