Salihara pentaskan konser "Pastoral"

JAKARTA: Teater Salihara malam ini menggelar konser musik  bertema "Pastoral" yang menyuguhkan beragam komposisi musik garapan komposer Indonesia dan mancanegara.Garapan musiknya mengacu pada puisi gubahan sastrawan Goenawan Mohamad, yang
Inria Zulfikar
Inria Zulfikar - Bisnis.com 30 September 2011  |  15:45 WIB

JAKARTA: Teater Salihara malam ini menggelar konser musik  bertema "Pastoral" yang menyuguhkan beragam komposisi musik garapan komposer Indonesia dan mancanegara.Garapan musiknya mengacu pada puisi gubahan sastrawan Goenawan Mohamad, yang salah satunya berjudul "Pastoral". Komposisi musik  "Pastoral" yang disusun Tony Prabowo dan akan dibawakan oleh Momenta Quartet itu dipilih menjadi judul keseluruhan pertunjukan ini.Konser musik "Pastoral" pertama kali dipentaskan di Tonic Auditorium, New York, Amerika Serikat, pada 2006, kemudian berkeliling ke Tokyo Yamate Kyokai, Tokyo, Jepang, (2006), Museum Nasional Singapura (2007), Barnes Hall dan Haverford College Roberts Hall, Marshall Auditorium, Universitas Cornell, Amerika Serikat dan konser hall WMP, di New York, Amerika, (2011). Di Jakarta, "Pastoral" dipentaskan di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, pada tahun yang sama.Sejumlah musisi akan memeriahkan konser ini di antaranya Aning Katamsi, Adelaide Simbolon, Binu D. Sukaman, Momenta Quartet, Avip Priatna dan Batavia Madrigal Singers, serta Nyak Ina "Ubiet" Raesuki."Untuk pertunjukan ini, tidak ada perbedaan atau perubahan.. Sama saja seperti tahun 2006 lalu," kata Tony Prabowo.Menurut Tony, "Pastoral " tergolong karya tingkat tinggi yang tidak mudah dibongkar pasang sembarangan. "Tekniknya cukup sulit dan butuh pemahaman tinggi," katanya.Selain itu Tony juga menggubah komposisi "Tentang Pantai", "Doa Persembunyian", dan "Funural Pyre", serta beberapa puisi  karya Goenawan.  Selain Tony  bersama komposer dan pianis Ananda Sukarlan, komposer dan pianis asal Australia, Betty Beath dan Jarrad Powell, juga ikut ambil bagian. Ananda  membuat komposisi berdasarkan empat puisi, di antaranya "Sajak Untuk Bungbung" dan "Perjalanan Malam". (tw) 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Nadya Kurnia
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top