JAZZ PASAY Pamerkan Karya Seni dan Fesyen

 
Inria Zulfikar
Inria Zulfikar - Bisnis.com 24 April 2012  |  16:00 WIB

 

JAKARTA: Dia.lo.gue artspace akan menyelenggarakan pameran tunggal Jazz Pasay dengan tajuk Seeing Through Paper. Dalam pameran ini Jazz Pasay  memamerkan karya fesyen dan seni,  serta memperlihatkan ide, kreativitas dan kualitas pekerjaan pada karya-karyanya pada 26 April-16 Mei 2012. 
 
Sejalan dengan perkembangan zaman dan minat masyarakat urban, banyak ditemukan ide–ide unik dan out of the box yang dituangkan baik dalam konsep maupun benda. 
 
Ruang pamer pun bergeser tidak hanya di ruang konvensional sebuah galeri, namun juga di ruang-ruang publik yang dahulu tidak lazim di anggap sebagai sebuah ruang pameran, misalnya toko, restoran, showroom furnitur, sampai-sampai lapangan olah raga futsal. 
 
“Dia.lo.gue artspace mendukung hampir semua kegiatan yang bernafaskan seni dan desain kontemporer, conceptual dan statement, maupun karya komersial. Kombinasi dari hal ini berimbang, terpancar juga dari ruang artspace yang terdiri dari sebuah toko, café dan ruang pamer,” kata pengelola Dia.lo.gue artspce Windi Salomo hari ini. 
 
Selama 18 tahun Jazz Pasay memiliki kedekatan dengan dunia fesyen dan seni rupa, yang mana dia secara terus-menerus menggeluti kedua dunia ini. Melihat karya-karya Jazz Pasay sangat sejalan dengan ideologi yang di sebutkan di atas, yaitu dalam menggabungkan dua hal / dunia yang berbeda. Kecintaannya pada dunia fesyen sudah ada sejak usia dini. 
 
Dia dikenal sebagai seorang seniman multitalenta yang melalui kecintaannya kepada dunia fesyen dan seni rupa, dengan ide-ide dan inovasi pada karyanya, membawa Ia untuk mengolah lebih jauh karya-karyanya sehingga membuahkan hasil yang beragam, seperti busana, produk fesyen dan gaya hidup. 
 
Pada pameran “Seeing Through Paper”, Jazz Pasay memilih kertas, baik fancy dan daur ulang sebagai media untuk membuat produk yang artistik serta berfungsi. Materi kertas dipilih oleh karena dalam kegiatannya sehari-hari dia banyak berhubungan dengan kertas – membuat sketsa, desain, pola, dan kemasan. Menurutnya kertas adalah bahan yang sangat mudah dibentuk dan multi guna, yang telah berabad-abad lalu digunakan di pelbagai bidang. 
 
Niat dari diselenggarakannya pameran ini adalah Jazz Pasay ingin berbagi pengalaman, memotivasi sesama insan seni, dan berbagi idealisme tentang gaya hidup ramah lingkungan, serta secara tidak langsung mendukung industri kreatif kecil dan menengah (UKM) di Indonesia. 
 
Karya seni, fesyen dan produk semakin berjalan beriringan. Jazz Pasay merasa ada kedekatan dengan bidang-bidang ini. Dia tidak canggung dalam membuat karya-karya dari ke-tiga hal ini. Serangkaian karya pada pameran ini, instalasi, lukisan, sketsa, fotografi, dan objek / produk, di persiapkan secara seksama.  (sut)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sutarno
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top