Ini Gejala dan Penyebab Stroke

Bisnis.com, JAKARTA-- Masyarakat masih banyak yang kurang memahami gejala awal penyakit stroke, dan apa penyebabnya. 
Rahmayulis Saleh
Rahmayulis Saleh - Bisnis.com 02 Oktober 2013  |  19:33 WIB

Bisnis.com, JAKARTA-- Masyarakat masih banyak yang kurang memahami gejala awal penyakit stroke, dan apa penyebabnya. 

"Penyeluhan tentang penyakit ini masih sangat diperlukan, agar penderitanya bisa berkurang, dan masyarakat bisa lebih aware terhadap foto risiko pemicu stroke," kata dokter Setyo Widi, Spesialis Bedah Saraf Eka Hospital BSD, di Tangerang, Rabu (2/10/2013).

Untuk itu, katanya, terkait  dengan peningkatan kewaspadaan akan stroke, dan sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap edukasi kesehatan bagi masyarakat, Eka Hospital mengampanyekan istilah FAST, yang diharapkan dapat membantu orang mengenali tanda awal serangan stroke.

FAST merupakan singkatan dari istilah face, arms, speech, dan time. Berikut uraian penggunaan FAST dalam mengenali awal serangan stroke:

Face (wajah): Mintalah orang yang dicurigai mengalami stroke untuk tersenyum. Perhatikan apakah wajahnya tampak tidak simetris? Arms (lengan): Mintalah orang yang dicurigai mengalami stroke untuk mengangkat kedua lengan lurus ke depan dan menahannya untuk beberapa detik. Apakah dia hanya dapat mengangkat satu lengan saja? Bila dia dapat mengangkat kedua lengannya, apakah salah satu lengan terlihat turun?

Speech (bicara): Mintalah orang yang dicurigai mengalami stroke untuk mengulang beberapa kalimat. Apakah dia mampu berbicara jelas atau terdengar pelo atu cadel? Akan lebih jelas bila kalimat yang diucapkan mengandung banyak konsonan huruf R, seperti ular melingkar-lingkar di atas pagar.

Time (waktu): Time is brain, setiap detik sangat berharga. Bila ditemukan salah satu gejala di atas, segera hubungi atau bawa pasien ke instalasi gawat darurat (IGD) rumah sakit terdekat, yang memiliki fasilitas penanganan stroke terpadu.

"Dengan mengetahui FAST, kami berharap setiap komponen dalam keluarga dan masyarakat memiliki kesadaran, untuk segera membawa pasien stroke ke IGD rumah sakit terdekat, terutama yang memiliki pelayanan stroke terpadu," ujar Setyo.

Dia mengingatkan golden period untuk penanganan pasien stroke adalah 3 jam. "Jika pasien stroke segera ditangani, maka kesempatan dapat terselamatkan akan lebih besar, sehingga derajat kecacatan dapat ditekan serendah mungkin, karena pasien stroke berhal atas kualitas hidup yang normal," ungkapnya.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kesehatan, stroke

Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top