Seni Aksesori Headpiece Kelas Atas ala Rinaldy A Yunardi

Dunia fashion tampaknya selalu mencuri perhatian semua kalangan pencinta gaya modern dan masa kini. Segala aksesori penunjangnyapun kini mulai banyak dilirik dan diminati, salah satunya adalah aksesoris kepala atau headpiece.
Ipak Ayu H Nurcaya | 02 Juni 2015 13:51 WIB
Ilustrasi - Youtube/Michelle Phan

Bisnis.com, JAKARTA- Dunia fashion tampaknya selalu mencuri perhatian semua kalangan pencinta gaya modern dan masa kini. Segala aksesori penunjangnyapun kini mulai banyak dilirik dan diminati, salah satunya adalah aksesoris kepala atau headpiece.

Oleh desainer yang sudah melenggangkan karirnya selama 15 tahun dibidang aksesori, Rinaldy A Yunardi, headpiece kini tak sebatas pada mahkota atau bandana. Dari tangan dinginnya, jutaan headpiece telah diciptakannya dan dikenakan kalangan atas model atau selebritis.

Rinaldy mengatakan tak ada inspirasi khususnya dalam membuat headpiece. Semua yang ada di lingkungan sekitarnya bisa menjadi inspirasi dalam berkarya, tetapi Rinaldy selalu tertarik dengan hal-hal yang rumit dan membutuhkan banyak detail untuk keudian dituangkan dalam karya headpiece.

“Aku cenderung enggak punya tema khusus untuk segala desain headpiece ini, terkadang ada yang permintaan pelanggan, lebih banyak juga yang sudah percayakan sama aku,” katanya saat dihubungi Bisnis.

Hingga kini Rinaldy masih menjaga setiap produknya dengan buatan tangan atau handmade, agar lebih eksklusif bagi yang mengenakan karena tidak akan ada barang yang serupa atau diproduksi lagi tanpa permintaan pelanggan tersebut.

Bagi Rinaldy detail adalah harga mati untuk setiap headpiece-nya. Bahkan dia bisa mengganti hingga berkali-kali sebuah headpiece yang sudah selesai dikerjakannya. Jika tidak ada tenggat yang diminta, Rinaldy juga tidak pernah bisa menjamin lama pengerjaan untuk sebuah headpiece.

“Aku selalu memainkan seni dalam berkarya, aku enggak segan-segan buat ganti atau mengulang pekerjaan dari awal,” kata pria yang telah memiliki showroom di Jalan Gunawarman 30, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Rinaldy juga menambahkan tidak pernah ada bahan khusus yang harus ada pada aksesorinya. Menurutnya semua benda bisa dijadikan bahan untuk headpiece yang sesuai dengan karakternya. Dia tak segan-segan menggunakan, kertas, daun dan berbagai sisa material seperti metal tipis. Terkadang dia juga menambahkan bebatuan dan permata atau berlian.

Bekerja sama dengan para desainer fesyen untuk menunjang aksesori kepala juga sering dilakukannya. Deretan nama desainer yang kerap menggandengannya dalam gelaran fashion show nasional maupun internasional adalah Sebastian Gunawan, Didi Budiarjo, Fetty Rusli, Ivan Gunawan, dan lain sebagainya.

 “Untuk harga yang ditawarkan dari Rp2,5 juta hingga sekian-sekian,” kata Rinaldy yang tak mau menyebutkan harga termahal dari karyanya.

Tag : fesyen
Editor : Andhina Wulandari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top