Songket Melalyu Deli Dirancang Jadi Busana Muslim yang Inovatif

Songket Melayu Deli, Sumatera Utara, menjadi bahan yang dikreasikan oleh perancang busana muslim Jeny Tjahyawati menjadi gaun muslim bertema The Beauty of Melayu Deli pada pergelaran bertajut Ethnic Urbannovative di JCC, Kamis malam (10/9/2015).
Reni Efita | 12 September 2015 09:50 WIB
Koleksi busana muslim Shafira menggunakan kain songket silungkang - Bisnis.com/Duwi Setiya Ariyanti
Bisnis.com, JAKARTA -- Songket Melayu Deli, Sumatera Utara, menjadi bahan yang dikreasikan oleh perancang busana muslim Jeny Tjahyawati menjadi gaun muslim bertema The Beauty of Melayu Deli pada pergelaran bertajut Ethnic Urbannovative di JCC, Kamis malam (10/9/2015).
 
Kain songket itu tidak banyak dipotong. Dia merancang dalam bentuk rok yang melebar, atau bagian bawah atas yang bagian depan terbuka. Lalu kain songkot itu dipadukan dengan bahan sutra dengan warna senada, sehingga memberikan warna yang harmonis.
 
Kain songket Melayu Deli itu juga berhubungan dengan Istana Maimun, Kesultanan Deli.
 
Dia menggabungkan antara arsitektur Istana Maimun dan kain songket itu. Keunikan desain jendela Istana diwujudkannya pada bagian leher busana muslim itu.
 
Sementara sejarah Istana Maimun dibangun dari hasil tembakau. Hal itu diwujudkan oleh perajin songket dalam bentuk motif berupa daun tembakau yang menjadi salah satu ciri khasnya. Bahkan motif daun tembakau itu juga sudah dipatenkan oleh Yayasan Khasanah Melayu Deli.
 
Jeni menampilkan busana muslim dari bahan songket warna pastel dan ada pula warna hitam, atau merah.Untuk mengangkat songket Melalyu Deli, Jeny bekerjasama dengan perajin-perajin setempat.
 
 
 
 
Tag : songket melayu
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top