Menang di Pentas Asia, Bukti Penyandang Autisme Bisa Berprestasi

Band Penyandang Autisme dari Indonesia, The Spe.ed.ster 3, meraih penghargaan The Best Rhythm dalam Autistic Talent Gala Asia, pada 18 Desember kemarin. Kemenangan ini menjadi bukti bahwa penyandang autisme juga bisa berprestasi di tingkat internasional.
Azizah Nur Alfi | 02 Januari 2016 10:29 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Band Penyandang Autisme dari Indonesia, The Spe.ed.ster 3, meraih penghargaan The Best Rhythm dalam Autistic Talent Gala Asia, pada 18 Desember kemarin. Kemenangan ini menjadi bukti bahwa penyandang autisme juga bisa berprestasi di tingkat internasional.

The Spe.ed.ster 3 terdiri dari Valentin Keken Christanto sebagai keyboardist, Kezia Kuryakin Sibuea sebagai pemain biola, Joshua Khendrico Khendy sebagai bassist, Owen Tjahjono Sianto sebagai drummer, dan Oliver Wihardja sebagai vokalis. Di bawah bimbingan musisi Tito Soemarsono dan tim guru Yayasan Bina Abyakta, mereka meraih kemenangan dengan membawakan lagu Lady Madonna yang dipopulerkan The Beatles.

Autistic Talent Gala Asia merupakan ajang kompetisi musik se Asia bagi para penyandang autisme yang diselenggarakan oleh AnAn International Education Foundation di Hong Kong. Ajang kompetisi yang memasuki tahun kedua ini diikuti tujuh negara yakni Jepang, Filipina, Indonesia, China, India, Malaysia, Singapura.

Guru Yayasan Bina Abyakta Arani Aslama menuturkan The Spe.ed.ster 3 bersaing dengan 77 peserta individu dan grup dari tujuh negara yang terseleksi sejak Juli kemarin. Selanjutnya pada September, The Spe.ed.ster 3 terseleksi masuk final bersaing dengan 8 grup, hingga akhirnya mendapatkan penghargaan The Best Rhythim pada Desember kemarin.

Ara menyampaikan pada awalnya tujuan utama keikutsertaan para penyandang autisme pada ajang kompetisi tingkat Asia untuk memberikan pengalaman baru bagi pesertanya. Setelah The Spe.ed.ster 3 sering tampil di Jakarta, maka tampil dipanggung besar dengan penonton dari berbagai negara merupakan pengalaman baru.

"Ini kesempatan mereka untuk keluar dari comfort zonenya, serta mendapatkan pengalaman sebaik mungkin dan apresiasi dari luar negeri," tuturnya.

Menurut Ara, kemenangan ini menjadi pembuktian bahwa para penyandang autisme juga dapat berprestasi di tingak Asia. Dia berharap masyarakat yang sebelumnya memandang sebelah mata pada penyandang autisme, dapat mengapresiasi kehadiran mereka. Selain juga manfaat bagi penyandang autisme yakni meningkatkan rasa percaya diri dan belajar bersosialisasi.

Tag : musik
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top