People of Nowhere Raih Film Terbaik World Human Rights Award

Film bertajuk People of Nowhere meraih penghargaan sebagai Film Terbaik dalam ajang Festival Film World Human Rights Award (WHRA), yang digelar di Jakarta.
Puput Ady Sukarno | 20 Januari 2016 04:59 WIB
Ilustrasi film -

Bisnis.com, JAKARTA - Film bertajuk People of Nowhere meraih penghargaan sebagai Film Terbaik dalam ajang Festival Film World Human Rights Award (WHRA), yang digelar di Jakarta. Damien Dematra, Founder dan Director Festival Film World Human Rights Award (WHRA) mengatakan bahwa film People Nowhere mengalahkan ratusan film lainnya, yang diikuti sebanyak 215 film dari seluruh dunia tersebut.

"Film ini merupakan sebuah film bertema HAM terbaik sejauh yang pernah saya tonton," tutur Damien Dematra, yang juga seorang sutradara film tersebut, seperti siaran pers yang diterima Bisnis, Selasa (19/1/2016).

Menurutnya film tersebut dapat mengubah hidup seseorang ke arah yang lebih baik, dan membuka mata dunia bahwa di mana pun berada, selalu ada harapan untuk perdamaian. Film People of Nowhere merupakan besutan sutradara Lior Sperandeo.

Film dokumenter ini memotret perjalanan sang sineas ke Lesvos, Yunani. Ia merekam pergumulan berat para pengungsi Suriah yang terus berharap dapat hidup dan bertahan. Sang sineas yang sangat tersentuh dengan apa yang dilihatnya ini juga bertemu dengan para relawan dari seluruh dunia yang turut membantu para korban.

Mereka bekerja tanpa membedakan ras, agama dan latar belakang masing-masing Festival yang mengkhususkan pada para sineas dan orang-orang yang membela HAM tersebut, hadir di Jakarta untuk pertama kalinya, dan menyelenggarakan Malam Puncak Perayaannya di Auditorium RRI, Senin, (18/1/2016), bertepatan dengan Hari Martin Luther King Jr. Damien mengatakan bahwa tujuan dibentuknya festival ini adalah untuk menginspirasi dunia, bahwa ada banyak orang yang peduli akan HAM dan rela memperjuangkannya, bahkan sampai mati.

"Festival ini juga diharapkan dapat menjadi panggung bagi para aktivis HAM yang belum dikenal dunia, namun terus membela HAM tanpa lelah," ujarnya.

Tag : film
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top