Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sensodyne Manfaatkan Komunitas Sebagai Word of Mouth

GlaxoSmithKline (GSK), brand Sensodyne sebagai pakar perawatan gigi sensitif menggelar sebuah event akbar Sensodyne Sensociety Winter Meets Summer Festival yang menginspirasi dan mendorong masyarakat untuk segera terbebas dari masalah ngilu akibat gigi sensitif di Mall Gandaria City.
Reni Efita
Reni Efita - Bisnis.com 09 Mei 2016  |  14:16 WIB
Sensodyne Manfaatkan Komunitas Sebagai Word of Mouth
Ilustrasi - Sheknows
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -- GlaxoSmithKline (GSK), brand Sensodyne sebagai pakar perawatan gigi sensitif  menggelar sebuah event akbar ‘Sensodyne Sensociety Winter Meets Summer Festival’ yang menginspirasi dan mendorong masyarakat untuk segera terbebas dari masalah ngilu akibat gigi sensitif di Mall Gandaria City.

Kegiatan tersebut merupakan puncak penyelenggaraan program ‘Sensodyne Sensociety’ yang digelar sepanjang Januari-April 2016. Festival itu mengajak pengunjung untuk menikmati rangkaian acara dan berbagai kuliner bersama komunitas tanpa gangguan rasa ngilu akibat gigi sensitif.

“Melalui program ‘Sensodyne Sensociety, kami ingin membangun kesadaran bahwa bersosialisasi bersama komunitas akan jauh lebih menyenangkan apabila kita terbebas dari masalah rasa ngilu akibat gigi sensitif, sehingga komunitas tersebut dapat menikmati momen kebersamaan dengan maksimal,” kata Dwitya Pramesi, Brand Activation Manager GSK Oral Health Care, Sabtu (7/5/2016).

Kegiatan tersebut berfokus pada komunitas sebagai target utama program ‘Sensodyne Sensociety’ karena dalam komunitas, seseorang bisa berbagi wawasan, inspirasi dan informasi. Dengan memanfaatkan komunitas, kata Dwitya, diharapkan informasi mengenai gigi sensitif dapat menciptakan word of mouth dan menjangkau lebih banyak lagi masyarakat Indonesia.

Satu studi kualitatif yang dilakukan oleh University of Sheffield, Inggris bekerja sama dengan GlaxoSmithKline menunjukkan bahwa masalah sederhana seperti rasa ngilu akibat gigi sensitif ternyata dapat merusak kenyamanan dan keseruan bersosialisasi.

Sementara itu drg. Sabai Asmaraghrya, pakar kesehatan gigi dan mulut menjelaskan gigi sensitif seringkali tidak dianggap sebagai masalah yang serius, karena rasa ngilu yang timbul bersifat datang dan pergi. Padahal, rasa ngilu akibat gigi sensitif memberikan dampak langsung pada kehidupan bersosialisasi.

Event Sensodyne Sensociety Winter Meets Summer Festival dikemas dalam dua nuansa yang berbeda, yaitu suasana Winter dan Summer. Di berbagai penjuru area festival, terdapat 30 food stall dan 6 food truck ternama ibukota yang menyajikan ragam makanan dan minuman panas maupun dingin. Pengunjung juga bisa memahami tentang gigi sensitif dengan menikmati fasilitas pemeriksaan gigi gratis, mengunjungi booth interaktif untuk edukasi.

 “Kami harap melalui program ini lebih banyak masyarakat dapat menikmati kualitas hidup yang lebih baik, khususnya karena mereka dapat dengan bebas menikmati makanan/minuman favorit bersama orang-orang terdekat. Kami harap program ini juga dapat semakin mengukuhkan komitmen Sensodyne dalam membebaskan masyarakat Indonesia dari permasalahan gigi sensitif,” kata Dwitya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gigi
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top