Inspirasi Gaya Arabia untuk Busana Lebaran

Idulfitri sudah tinggal menghitung hari. Ramadan, bulan yang dirindukan oleh umat muslim, pun akan segera berakhir. Berbagai persiapan menuju hari kemenangan telah dirancang oleh banyak orang, terutama oleh kaum Hawa.
Wike Dita Herlinda | 02 Juli 2016 11:48 WIB
Samire - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Idulfitri sudah tinggal menghitung hari. Ramadan, bulan yang dirindukan oleh umat muslim, pun akan segera berakhir. Berbagai persiapan menuju hari kemenangan telah dirancang oleh banyak orang, terutama oleh kaum Hawa.

Selain mempersiapkan berbagai acara, jadwal kunjungan, dan hidangan khas, para perempuan mulai sibuk berburu busana untuk dikenakan pada Hari Raya. Meskipun memiliki baju baru bukan hal wajib, para perempuan tetap ingin tampil sempurna saat lebaran.

Nah, jika Anda kehabisan ide untuk tampil ‘eksis’ dan fashionable saat Hari Raya, mengapa tidak melirik inspirasi gaya dari Timur Tengah? Busana layaknya para putri dari kerajaan-kerajaan Arab dapat dijadikan acuan untuk tampil beda pada momentum hari besar Anda.

Tidak hanya itu, gaya Arabia—yang sarat akan potongan panjang dan aksen glamor—sangat fleksibel untuk dikenakan, baik bagi pemakai hijab maupun bukan.  Tidak hanya itu, warna-warna terang pada busana a la Timur Tengah akan membuat penampilan semakin bersinar.

 Sebagai inspirasi, Anda bisa menengok koleksi bertajuk Hareem Al-Sultan dari label busana perempuan premium Samire Style. Sesuai temanya, koleksi tersebut terilhami oleh pakaian-pakaian indah dan mewah yang dikenakan oleh para bangsawan di Timur Tengah.

“Konsep koleksi diambil dari busana-busana yang dipakai perempuan kerajaan Arab. Dengan demikian, para perempuan Indonesia juga bisa merasakan kemewahan dan keeksklusifan menjadi putri raja saat mengenakannya,” jelas owner Samire Style, Nasrullah Taufik.

 Untuk menghadirkan sentuhan etnik ala Timur Tengah dalam koleksinya, Nasrullah sengaja mendatangkan material gaun dan kaftan langsung dari Dubai. Alasannya, Dubai adalah salah satu kiblat fesyen Arabia paling terkenal di dunia.

Koleksi tersebut juga dibuat dengan desain otentik dari Timur Tengah, dan mengikuti perkembangan tren kekinian di kawasan tersebut. Hal itu terlihat dari lekuk gaun dan fitting kaftan yang sangat berbeda dari produk serupa yang banyak dijual di pasaran Tanah Air.

Sebagaimana diketahui banyak kalangan, pakaian khas Arabia sangat lekat dengan nuansa glamor dan mewah. Untuk itu, material yang dipilih pun menggunakan standar premium, termasuk tile, kristal, satin silk, sifon, dan lain-lain.

Nasrullah menjelaskan salah satu produk fesyen a la Timur Tengah yang paling digandrungi perempuan Indonesia adalah kaftan. “Keunikan kaftan kami adalah bentuk serta motif otentik Timur Tengah yang menghiasi struktur kaftan,” ujarnya.

Guna menjaga kesan eksklusif dan mewah dalam koleksinya, Samire Style sengaja memproduksi set kaftan dalam jumlah yang sangat terbatas. Jadi, jangan khawatir gaya Anda akan pasaran dan banyak ditiru saat Idulfitri.

Salah satu jenis kaftan yang boleh dicoba adalah Maroko Style dari bahan sifon dan didominasi aplikasi bordir nan mewah. Motif bordir yang diaplikasikan pun sangat unik dan berbeda dengan kebanyakan pola yang sedang populer di dalam negeri.

Jika Anda tidak ingin mengenakan kaftan untuk merayakan Idulfitri, berbagai set gaun ala Timur Tengah juga dapat diseleksi. Mayoritas gaunnya berpotongan panjang dan tidak terlalu ketat, sehingga dapat juga dikombinasikan dengan berbagai model kerudung.

Bagi Anda yang ingin mengenakan pakaian tertutup (modest wear) saat Idulfitri, hindari memilih material gaun yang menerawang. Namun, jika Anda tidak mengenakan kerudung, sentuhan Arabian head piece dapat dikenakan untuk mempertegas gaya Timur Tengah.

Karena desainnya yang mewah dan palet warnanya yang tegas, mayoritas pakaian gaya Arabia juga cocok dikenakan untuk momen-momen istimewa seperti ke pesta, arisan kelas jetset/sosialita, maupun pernikahan. Anda pun bisa tampil memesona dengan effortless.

Satu hal yang harus digarisbawahi, hampir seluruh koleksi busana gaya Arabia tersebut (baik kaftan maupun gaun) sangat pekat oleh ornamen glamor seperti kristal, payet, dan bordir. Oleh karena itu, penggunaan aksesori pun disarankan seminimal mungkin.

 

 

Tag : fashion
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top