12 Perancang Indonesia dan Singapura Tampilkan Koleksinya di RI Sing Fashion 2017

12 Perancang muda Indonesia dan Singapura mempersembahkan hasil kreasi mereka di Gallery Lafayette, Pacific Place selama sebulan sejak tgl 1 Agustus 2017.
Mia Chitra Dinisari | 05 Agustus 2017 13:40 WIB
Fashion show - Jakartafashionweek.co.id

Bisnis.com, JAKARTA- 12 Perancang muda Indonesia dan Singapura mempersembahkan hasil kreasi mereka di Gallery Lafayette, Pacific Place selama sebulan sejak tgl 1 Agustus 2017.

Kegiatan ini merupakan rangkaian perayaan 50 tahun hubungan bilateral Indonesia dan Singapura yg diselenggarakan KBRI Singapura bekerja sama dengan dengan stakeholders industri fashion, termasuk Textile and Fashion Federation (TaFF) Singapore, dan Digital Fashion Week (DFW) Singapore.

Kegiatan yg bertemakan RI SING FASHION menampilkan rancangan 12 desainer muda dalam bentuk pop-up store menjual women’s wear, perhiasan, dan aksesoris hingga tanggal 31 Agustus 2017 di lantai 1, Gallery Lafayette, Pacific Place, Jakarta.

Para pecinta mode dapat melihat dan membeli koleksi industri kreatif yg anggun hasil rancangan Calla Atelier, Amanda Rahardjo, Natalia Kiantoro dan Sav Lavin State Property, Collate the Label, Our Second Nature, Salient Label, Chainless Brain, The Mindful Company, Queenmark dan Island Hop.

"Kami percaya bahwa kerjasama designer muda kedua negara dalam acara RISING FASHION dapat memperkuat peranan Indonesia dan Singapura sebagai pemain utama dunia mode di dalam kerangka Masyarakat Ekonomi ASEAN", demikian disampaikan Dubes RI untuk Singapura, Ngurah Swajaya dalam sambutan pembukaannya seperti dikutip dari siaran persnya.

RISING FASHION ini diharapkan dapat menstimulasi fashion designers Indonesia dan Singapura berkolaborasi memasuki industri mode global yg memiliki potensi US$ 3 triliun dalam setahun. Duta Besar Ngurah Swajaya lebih kanjut menyebutkan bahwa RISING FASHION juga akan diselenggarakan di salah satu mall terkemuka di Orchard Road Singapura mulai tgl 18 Agustus, sehari setelah perayaan HUT RI ke-72 selama 2 bulan untuk mempersembahkan kreasi anggun generasi muda kedua negara.

Selama satu bulan kegiatan RISING FASHION di Gallery Lafayette diisi dengan trunk show, fashion networking, buyers meeting, dan designers match-making, dan juga sesi belanja bersama bagi para pecinta mode. Hal ini dimaksudkan meningkatkan kontribusi dan mengangkat brand dan membuka peluang bisnis dan promosi yang luas.

Dalam wawancaranya, Charina Widjaja selaku Managing Director dari Digital Fashion Week mengatakan, "Kami sangat gembira untuk membuka kesempatan bersama dengan KBRI Singapura, kita merasakan bahwa Negara hadir untuk mendukung desainer dari Indonesia dan Singapura dengan exchange program ini." Ia menambahkan, kegiatan RISING FASHION akan menjadi kampanye tiga tahun bagi DFW untuk membawa desainer muda Indonesia memasuki pasar global.

Peresmian RISING FASHION pada tanggal 1 Agustus 2017 di Galeries Lafayette dilakukan oleh Duta Besar Ngurah Swajaya, Duta Besar Anil Kumar selaku Duta Besar Singapura di Indonesia serta perwakilan dari Digital Fashion Week, TaFF dan Galeries Lafayette dihadiri sekitar 150 tamu undangan dan Media, yang  mendapatkan kesempatan pertama untuk melihat koleksi limited edition seluruh desainer yang khusus disiapkan untuk RISING FASHION.

Pada sesi special preview untuk para tamu undangan, penjualan berhasil mencapai 50% dari jumlah tamu undangan yang hadir. 

Dubes RI Ngurah Swajaya, secara khusus meminta seluruh stakeholders fashion Indonesia untuk berkolaborasi memanfaatkan peluang industri kreatif dunia yg sangat potensial dengan memanfaatkan platform RI SING untuk menembus pasar global.

RI SING 50 merupakan tema peringatan 50 Tahun hubungan bilateral Republik Indonesia-Singapura (RI SING) yg telah diisi dengan berbagai kegiatan dalam berbagai bidang untuk memanfaatkan momentum 50 Tahun untuk merancang hubungan yg saling menguntungkan bagi rakyat kedua negara untuk dekade berikutnya.

 

Tag : fashion
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top