FFI 2017 : Tantangan Riri Riza Menjadi Ketua Juri

Jelang perhelatan akbar Festival Film Indonesia (FFI) 2017 pada 11 November, panitia pelaksana yang dipimpin oleh Leni Lolang telah melakukan serangkaian persiapan. Salah satunya adalah sistem penjurian yang tahun ini diketuai oleh sutradara berbakat Riri Riza.
Ramdha Mawaddha | 22 Agustus 2017 03:03 WIB
Riri Riza. - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA — Jelang perhelatan akbar Festival Film Indonesia (FFI) 2017 pada 11 November, panitia pelaksana yang dipimpin oleh Leni Lolang telah melakukan serangkaian persiapan. Salah satunya adalah sistem penjurian yang tahun ini diketuai oleh sutradara berbakat Riri Riza.

Didapuk sebagai ketua juri, Riri mengungkapkan dirinya merasa terhormat sekaligus tertantang diberikan kepercayaan oleh FFI. Menurutnya, kegiatan penjurian menjadi bagian terpenting sepanjang perhelatan FFI.

Namun sayangnya, kata Riri, selama ini tim penyelenggara sulit berkomitmen dengan hasil penjurian. Bahkan, hasilnya kerap mendapatkan gunjingan dari para pelaku perfilman.

“Selama ini tidak ada metode penjurian yang konsisten dan diterima,” kata Riri dalam konferensi pers, Senin malam (21/08/2017) di Jakarta.

Berangkat dari permasalahan di atas, tahun ini, Riri dan tim telah menyiapkan sistem penjurian baru dengan cara melibatkan berbagai asosaisi perfilman. Di antaranya asosiasi profesi, penyelenggara festival di daerah dan komunitas film. Sistem penjurian kali ini menggunakan proses pemilihan internal dan voting.

“Bentuk penjurian ini dimaksudkan juga agar ke depannya terjadi penguatan kelembagaan asosiasi perfilman nasional yang ada,” katanya.

Selain sistem penjurian, pada kesempatan yang sama, Riri juga mengungkap kriteria dasar penilaian FFI 2017.

“Ada tiga kriteria, yaitu gagasan dan tema, kualitas teknik dan estetika serta profesionalisme,” katanya.

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
FFI 2017

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top