Ingin Tahu Jantung Anda Bermasalah Atau Tidak? Cukup Sentuh Jari Kaki

Tahukah Anda untuk mengetahui apakah jantung Anda bermasalah atau tidak cukup menyentuh ujung jari kaki Anda?
Mia Chitra Dinisari | 16 November 2017 12:52 WIB
Gerakan mengecek kesehatan jantung - Boldsky.com

Bisnis.com, JAKARTA - Tahukah Anda untuk mengetahui apakah jantung Anda bermasalah atau tidak cukup menyentuh ujung jari kaki Anda?

Dalam salah satu jurnal dijelaskan bahwa dengan menguji salah satu elemen tubuh, yaitu jari kaki, bisa membantu kita mendeteksi jika kita memiliki masalah jantung atau tidak. Bahkan saat Anda sedang berlibur, Anda bisa mengecek apakah Anda memiliki masalah jantung atau tidak.

Bagaimana cara mengetahui masalah adanya jantung langkahnya cukup sederhana. Berikut seperti dilansir Boldsky.com. Duduklah di lantai dengan kaki terangkat maju dan jari kaki mengarah ke atas. Cobalah untuk menjangkau dan menyentuh ujung jari kaki dengan tangan.

Jika Anda cukup fleksibel untuk menyentuh jari kaki Anda, itu berarti jantung Anda sehat dan juga fleksibel. Untuk penelitian ini, sekitar 500 dipilih peserta berusia 20 sampai 83 tahun. Para peserta mengikuti tes fleksibilitas tubuh, tekanan darah dan aktivitas jantung diukur.

Pada peserta di atas usia 40 tahun, penelitian menemukan bahwa mereka tidak cukup fleksibel untuk menyentuh ujung jari kaki. Mereka yang gagal dalam uji kelenturan tubuh dan tidak bisa mencapai ujung jari kaki ternyata memiliki pembuluh darah yang kaku. Ini berarti jantung tidak bekerja secara efektif dan risiko penyakit jantung juga tinggi.

Jika Anda bisa menyentuh jari-jari kaki sambil duduk tegak, maka jantung Anda masih dalam kondisi baik. Tapi jika Anda tidak bisa, maka Anda harus konsultasi dahulu dengan dokter ahli jantung. Meskipun ini mungkin tidak selalu menjadi pertanda Anda mengalami penyakit jantung.

Hal ini juga dinyatakan dalam penelitian bahwa, kemampuan membungkuk dalam posisi duduk dan menyentuh jari kaki Anda mungkin berkorelasi dengan risiko serangan jantung dan stroke.

Ketidakmampuan untuk melakukan tugas sederhana ini berarti arteri Anda telah kehilangan fleksibilitas dan menjadi kaku. Arteri sehat bersifat fleksibel dan elastis, yang menjaga tekanan darah tetap normal.

Stiffening arteri yang berhubungan dengan usia menyebabkan hilangnya integritas arteri, yang selanjutnya menyebabkan tekanan darah tinggi.

Pertanyaan yang tersisa adalah mengapa fleksibilitas arteri berhubungan dengan fleksibilitas tubuh saat kita bertambah tua. Temuan menunjukkan bahwa kemungkinan peningkatan fleksibilitas yang diinduksi oleh latihan peregangan mungkin dapat memodifikasi kekakuan arterial pada orang dewasa dan lanjut usia, demikian disimpulkan dalam penelitian ini.

Sumber : Boldsky.com

Tag : jantung
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top