4 Alasan Mengapa Makan Harus Perlahan-lahan

Studi oleh tim ilmuwan dari Universitas Hiroshima di Jepang menemukan bahwa makan cepat atau buru-buru berisiko sindrom metabolik.
Nancy Junita | 17 November 2017 09:22 WIB
Ilustrasi - Pxlfitness

Bisnis.com, JAKARTA - Studi oleh tim ilmuwan dari Universitas Hiroshima di Jepang menemukan bahwa makan cepat atau buru-buru berisiko sindrom metabolik.

Sindrom metabolik mengacu pada sekelompok masalah kesehatan atau kondisi yang dapat menyebabkan diabetes, obesitas atau penyakit jantung.

Tim peneliti menyimpulkan bahwa makan cepat dikaitkan dengan faktor-faktor seperti kenaikan berat badan tidak sehat, tekanan darah tinggi dan kadar glukosa darah yang tidak stabil.

Menurut penelitian, ketika Anda meluangkan waktu untuk mengunyah dan menelannya dengan benar, otak Anda memberi waktu untuk memproses perasaan kenyang yang mungkin memberi sinyal Anda untuk berhenti makan lebih awal dan mencegah makan berlebihan.

Penelitian dilakukan pada responden 642 pria dan 441 wanita dengan usia rata-rata berusia 51,2 tahun. Tak satu pun dari mereka memiliki sindrom metabolik pada awal penelitian tahun 2008.

Berikut 4 alasan mengapa makan harus perlahan-lahan:

1.Mengurangi nafsu makan

Makan perlahan membantu mengurangi nafsu makan. Otak membutuhkan waktu sekitar 15-20 menit untuk memberi isyarat bahwa Anda merasa kenyang. Dengan cara ini Anda akhirnya makan lebih sedikit dan nafsu makan otomatis berkurang.

2. Pencernaan lebih baik

Bila Anda mengunyah makanan dengan benar, itu akan mudah dicerna. Bila Anda makan dengan cepat, Anda akhirnya menelan seluruh makanan. Akibatnya, vitamin, mineral, dan asam amino penting gagal diserap tubuh. Bila Anda makan perlahan, makanan akan dimetabolisme secara efisien dan cepat.

3. Kontrol berat badan

Bila Anda makan perlahan dan mengunyah dengan benar Anda akhirnya makan lebih sedikit. Ini membantu dalam mengendalikan ukuran porsi dan membantu mengendalikan berat badan juga.

4. Mencegah asam lambung

Bila makan dengan cepat, Anda akhirnya menelan makanan tanpa mengunyah dengan benar. Hal ini akan menyebabkan sakit maag parah dan keasaman karena makanan gagal dicerna dengan benar.



Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
makanan

Sumber : www.boldsky.com

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top