Penggunaan Imfinzi untuk kanker paru-paru Disetujui

Badan Administrasi Makanan dan Obat-obatan Amerika Serikat memberikan persetujuan untuk penggunaan obat imunoterapi Astrazeneca Plc yang diperluas, yaitu Imfinzi, untuk mengobati kanker paru-paru sel non-kecil yang tumornya tidak dapat diangkat melalui operasi.
Anitana Widya Puspa | 17 Februari 2018 16:51 WIB
Ilustrasi kanker paru - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA—Badan Administrasi Makanan dan Obat-obatan Amerika Serikat memberikan persetujuan untuk penggunaan obat imunoterapi Astrazeneca Plc yang diperluas, yaitu Imfinzi, untuk mengobati kanker paru-paru sel non-kecil yang tumornya tidak dapat diangkat melalui operasi.

Adapun persetujuan diberikan sejak Jumat pekan ini setelah melakukan uji coba terhadap 713 pasien yang kankernya tidak berkembang setelah melakukan kemoterapi dan radiasi.

Seperti yang dikutip dari Reuters Sabtu (17/2/2018),Imfinzi, yang secara kimia dikenal sebagai durvalumab, termasuk dalam kelas baru obat onkologi yang disebut PD-L1 yang menghalangi mekanisme tumor yang digunakan untuk menghindari deteksi dari sistem kekebalan tubuh.

Menurut National Cancer Institute Kanker paru-paru adalah penyebab utama kematian akibat kanker di Amerika Serikat, dengan perkiraan 222.500 diagnosis baru dan 155.870 kematian pada tahun 2017.

Pada, obat tersebut disetujui untuk mengobati jenis kanker kandung kemih pada pasien yang penyakitnya berkembang meskipun setelah kemoterapi.

Tag : kanker paru-paru
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top