Sarden Mengandung Cacing Gilig : Cegah Kebobolan, BPOM Semarang Gencar Lakukan Sidak

Tim Badan Pengawas Obat dan Makanan tengah gencar melakukan inspeksi mendadak di sejumlah kabupaten dan kota di Jawa Tengah.
Alif Nazzala Rizqi
Alif Nazzala Rizqi - Bisnis.com 22 Maret 2018  |  20:47 WIB
Sarden Mengandung Cacing Gilig : Cegah Kebobolan, BPOM Semarang Gencar Lakukan Sidak
Ilustrasi cacing di usus - Istimewa

Bisnis.com, SEMARANG - Tim Badan Pengawas Obat dan Makanan tengah gencar melakukan inspeksi mendadak di sejumlah kabupaten dan kota di Jawa Tengah. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah masuknya sarden mengandung cacing gilig.

Kepala Seksi Layanan Konsumen BPOM Kota Semarang Novi Ekorini mengatakan sidak dilajukan sebagai tindak lanjut penemuan produk sarden kalengan yang mengandung cacing gilig di Provinsi Riau beberapa waktu lalu.

"Kita sedang menurunkan tim pemantau khusus untuk mengecek peredaran sarden yang dimaksud, apakah sudah masuk di Jawa Tengah atau belum. Karena kandungan cacing dalam makanan kaleng seperti sarden tentu sangat rentan membahayakan kesehatan para konsumen," ungkap Novi usai menggelar pertemuan dengan Balai Karantina Ikan dan Pengembangan Mutu (BKIPM), Kamis (22/3/2018).

Novi menuturkan bahwa pihaknya tak segan untuk menindak tegas para produsen yang kedapatan memperjualbelikan sarden yang mengandung cacing gilig ke pasaran. BPOM, lanjutnya, bakal membekukan izin operasional pabrik yang melanggar aturan tersebut.

"Kami akan melakukan penarikan produk-produk makanan kaleng yang mengandung cacing. Penindakan akan dilakukan bersama BKPIM. Jika terbukti, kami membekukan izin importir sekaligus menindak produsen makanan olahan kaleng," tuturnya.

Sementara itu, Kepala BKIPM Jawa Tengah, Gatot R Perdana, mengatakan telah meningkatkan pengawasan di semua pintu masuk pelabuhan maupun jalur darat guna mengantisipasi masuknya produk sarden mengandung cacing gilig tadi.

"Kami juga memperketat pengawasan pada produk yang akan diekspor ke luar negeri. Kami lakukan proses uji laboratorium dan apabila ditemukan, maka dilakukan langkah preventifnya," kata dia.

Dijelaskan Gatot, pihaknya hingga kini telah menerima informasi adanya tiga merek sarden mengandung cacing gilig. Di Jawa Tengah sendiri, pihaknya hanya mendapati sebuah pabrik pengalengan ikan yang beroperasi di Kota Pekalongan. "Proses distribusi produk di pabrik itu pasti kami awasi dengan ketat untuk menghindari terulangnya kasus tersebut," ujarnya.

Ia pun mengimbau konsumen supaya segera melaporkan kepada BKIPM bila ditemukan tiga merek sarden itu. "Supaya bisa ditindaklanjuti dengan menarik peredarannya oleh BPOM," pungkasnya.

Sementara itu, seperti diberitakan Tempo.co, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Kota Pekanbaru merilis hasil uji laboratorium bahwa ada tiga produk impor ikan makarel kaleng yang terbukti mengandung cacing.

Lembaga yang berada di bawah koordinasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) itu menyerukan produk impor ikan tersebut harus segera ditarik dari peredaran dan masyarakat agar tidak mengonsumsinya.

"Ada tiga produk ikan makarel, yaitu merek IO, Farmer Jack, dan HOKI," kata Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Kota Pekanbaru, Muhammad Kashuri, di Pekanbaru, Riau, Rabu, 21 Maret 2018.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bpom

Editor : Saeno
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top