Ernest Prakasa Berharap Makin Banyak Sekolah Film Muncul di Indonesia

Bulan Maret dikenal sebagai Bulan Film Nasional dan 30 Maret menjadi Hari Film Nasional. Di tengah perkembangan film produksi Tanah Air, ternyata masih banyak hal yang perlu dibenahi.
Nur Faizah al Bahriyatul Baqiroh | 31 Maret 2018 09:54 WIB
Ernest Prakasa - Antara

Bisnis.com, JAKARTA -- Bulan Maret dikenal sebagai Bulan Film Nasional dan 30 Maret menjadi Hari Film Nasional. Di tengah perkembangan film produksi Tanah Air, ternyata masih banyak hal yang perlu dibenahi.

Ernest Prakasa, komika yang kini terjun langsung menjadi sutradara dan penulis skenario film, mengatakan bahwa perkembangan film nasional semakin bagus dilihat semakin banyak masyarakat Indonesia yang mencintai produk film dalam negeri. Namun, yang disayangkan sutradara film Cek Toko Sebelah ini adalah kurangnya regenerasi pemain dan kru produksi film di tengah maraknya produksi perfilman nasional.

"Mungkin pertumbuhan jumlah penonton ini kurang diimbangi dengan regenerasi dan juga kru yang bisa mendukung industri yang sedang bertumbuh dahsyat ini," paparnya Ernest ketika dihubungi Bisnis, baru-baru ini.

Dia mengakui bahwa permintaan produksi yang tinggi tidak diimbangi dengan terus bertambahnya pemain atau kru film di Indonesia. Oleh karena itu, Ernest berharap ke depannya perfilman nasional bisa memunculkan lebih banyak lembaga pendidikan, baik untuk akting, filmmaker, maupun profesi lainnya yang terkait.

"Banyak orang yang mau jadi filmmaker tapi enggak tahu harus belajar di mana selain dari sekolah film yang memang cuma ada beberapa di Indonesia," terangnya.

Ernest pun berharap ke depannya perfilman nasional bisa mempunyai sarana pendidikan yang lebih baik dan lebih banyak untuk menyalurkan bakat-bakat yang tersebar di seluruh Indonesia.

Tag : film indonesia
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top