Kenyamanan Tetap Jadi Prioritas Busana Anak

Sering kali baju anak-anak memiliki model-model lucu dan berwarna-warni untuk menambah daya tarik. Meski begitu bagi anak, -anak sebaiknya pakaian tetap mengutamankan kenyamanan bagi buah hati.
Asteria Desi Kartika Sari | 03 Mei 2018 06:26 WIB
Baju anak - Asteria Desi Kartika Sari

Bisnis.com, JAKARTA-- Sering kali baju anak-anak memiliki model-model lucu dan berwarna-warni untuk menambah daya tarik. Meski begitu bagi anak, -anak sebaiknya pakaian tetap mengutamankan kenyamanan bagi buah hati.

"Faktor kenyamanan nomor satu," kata Brand & Marketing Director COTTONINK, Ria Sarwono ditemui usai PM luncuran koleksi pertama COTTONINK Mini di Buumi Playscape, Pacific Place Mall, Rabu (2/5/2018).

Dia mengatakan terkadang para produsen baju kurang memperhatikan atsu bahkan mengesampingkan bahwa Indonesia adalah negara tropis, sehingga pakaian yang digunakan tidak sesuai dengan kondisi tersebut.

Guna menyiasati hal tersebut, COTTONINK menggunakan material katun yang lebih nyaman dan mudah dimodifikasi dalam desain baju.

Misalnya, dalam membuat sweater tidak dibuat terlalu tebal. Dia menekankan dalam mendesain pihaknya bersama tim lebih menyeduaikan dengan kondisi lingkungan.

Sebanyak 26 desain baju anak diluncurkan untuk koleksi tersebut. Terdiri dari t-shirt, sweater, dress lengkap dengan celana, dress dengan t-shirt putih, hingga hiasan kepala seperti topi dan headband.

Sementara itu, Creative Director COTTONINK Carline Darjanto menambahkan, pihaknya mendesain baju dengan gaya yang kasual dan sederhana.

Tampil modis dan gaya menurutnya dapat ditunjukan dari pakaian yang sederhana. Oleh karena itu, desain kali ini lebih menonjolkan baju yang dapat digunkan pada berbagai kesempatan.

"Sebagus apapun modelnya kalau bahannya bikin gatal atau enggak enak, bajunya tidak akan dipakai terlalu sering," kata Carline.

Selain itu, yang perlu dipastikan adalah desain dan ukuran baju bisa digunakan oleh semua anak. Menurutnya, hal tersebut juga menjadi tantangan tersendiri.

"Apakah lingkaran leher enak, masuk enggak. Itu sangat penting. Kami nggak mau saat orang pakai produk kami nggak bisa masuk kepalanya, itu bisa jadi masalah dan bikin kesal," ujar Carline.

 

Tag : fesyen
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top