Walt Disney Buka Peluang Produksi Film Avengers Lain

Kesukseskan "Avengers: Infinity War" membuat studio film Walt Disney membuka kemungkinan untuk memproduksi film Avengers lainnya.
Annisa Margrit | 09 Mei 2018 13:32 WIB
Para pemeran Avengers: Infinity War berfoto bersama dalam sebuah acara temu penggemar di London, Inggris, Minggu (8/4). - Reuters/Henry Nicholls

Bisnis.com, JAKARTA -- Kesukseskan "Avengers: Infinity War" membuat studio film Walt Disney membuka kemungkinan untuk memproduksi film Avengers lainnya.

Chief Executive Walt Disney Co Bob Iger mengatakan film Avengers yang bakal rilis tahun depan, sekuel "Avengers: Infinity War", akan memiliki kesimpulan yang signifikan. Namun, dia menambahkan dengan besarnya popularitas karakter dan franchise film tersebut, orang-orang sebaiknya tidak menyimpulkan bahwa tidak akan ada film Avengers lainnya.

"Masih ada banyak sekali cerita yang bisa disampaikan, ada lebih banyak karakter yang dapat menghidupkan kisah-kisah itu," ungkap Iger, seperti dilansir dari Reuters, Rabu (9/5/2018).

Dia melanjutkan pihaknya juga ingin membuat franchise film baru di luar Avengers. Iger menyebutkan ada sekitar 7.000 karakter di Marvel Universe yang bisa diangkat ke layar lebar.

Berdasarkan data Box Office Mojo yang dikutip Bisnis, "Avengers: Infinity War" telah mencatatkan pendapatan sebesar US$1,19 miliar dari penjualan tiket secara global sejak dirilis pada 27 April 2018.

Film tersebut mengisahkan upaya Avengers, yang di antaranya mencakup Iron Man, Doctor Strange, Captain America, dan Black Widow, dalam melawan Thanos. Thanos disebut ingin menciptakan keseimbangan di semesta dengan memusnahkan separuh penduduk semesta.

Selain sekuel "Avengers: Infinity War", tahun depan Disney juga bakal merilis sekuel Ant Man yang berjudul "Ant Man and the Wasp".

Film-film ini diakui berhasil mengerek pendapatan Disney. Dalam laporan keuangan kuartal kedua tahun fiskal 2018, Disney mencatatkan pendapatan sebesar US$14,54 miliar. Capaian ini meningkat 9% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sekitar US$13,33 miliar, sekaligus lebih besar dibandingkan proyeksi para analis.

Sementara itu, laba bersih tumbuh 23% secara year-on-year (yoy) dari US$2,38 juta menjadi US$2,93 miliar.

Film "Black Panther", yang mengisahkan upaya Raja T'Challa dalam mempertahankan tahtanya, berhasil menjadi pengerek kinerja. Film yang juga masuk dalam jagad Marvel itu berhasil membukukan penjualan tiket senilai lebih dari US$1,33 miliar.

Sumber : Reuters

Tag : disney, film hollywood
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top