Pameran M A L: Memaknai Luka Sosial Dalam Kehidupan Masyarakat Urban

Galerikertas Studiohanafi menggelar pameran seni rupa bertajuk "M A L" karya seniman Farhan Siki. Dalam prosesi pembukaan pameran yang diselenggarakan di Depok pada Minggu (27/5/2018), antropolog Tony Rudyansjah berorasi dan memaparkan pandangannya mengenai tema pameran.
Aprianus Doni Tolok | 28 Mei 2018 19:05 WIB
Dari kiri ke kanan Antropolog Tony Rudyansjah, perupa dan pemilik Galerikertas Studiohanafi Hanafi, dan perupa Farhan Siki. - Bisnis/ Aprianus Doni Tolok

Bisnis.com, JAKARTA - Galerikertas Studiohanafi menggelar pameran seni rupa bertajuk "M A L" karya seniman Farhan Siki. Dalam prosesi pembukaan pameran yang diselenggarakan di Depok pada Minggu (27/5/2018), antropolog Tony Rudyansjah berorasi dan memaparkan pandangannya mengenai tema pameran.

Menurutnya, urban atau kota hasil peradaban manusia modern penuh dengan ambiguitas dan paradoks. Kilau kemegahan yang terkesan dari luar ternyata juga menyimpan sejuta pengorbanan di dalamnya. Perindustrian yang mendongkrak peradaban juga memiliki sisi kelam dalam kehidupan masyarakat urban. Akan selalu ada luka sosial dibalik kehidupan urban.

"Kalau mendengar kata urban, pasti teringat dengan kota Liverpool yang berkembang karena tambang dan industri. Namun, perkembangan industri di sana juga menjadi penyebab banyak anak kehilangan masa mudanya karena harus bekerja sebagai buruh pabrik," jelasnya.

Farhan memaknai luka dan tafsirnya terhadap kota dan masyarakat urban. Dia membahasakan luka melalui garis, warna, dan ketidakberaturan.

"M A L adalah cara pandang yang bergeser dalam melihat fenomena masyarakat urban, bagaimana melihat sesuatu yang luka; cacat, afkir, dan sia-sia dari kesempurnaan masyarakat kota dan masyarakat urban," paparnya.

Menurut rencana, pameran ini akan diselenggarakan selama satu bulan yakni pada 27 Mei 2018 hingga 26 Juni 2018.

Selain memamerkan karya, di dalam "M A L" akan diselenggarakan diskusi yang akan diramaikan dengan kehadiran seniman-seniman street art pada 28 dan 29 Mei 2018. Nantinya Farhan akan memilih beberapa di antara mereka untuk berkolaborasi dalam pameran selanjutnya.

 

 

 

Tag : pameran
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top