Temukan Obat Kanker Paru, Unand Kukuhkan Dekan Farmasi Jadi Guru Besar

Universitas Andalas (Unand) Padang mengukuhkan Fatma Sri Wahyuni sebagai guru besar tetap di perguruan tinggi tersebut, setelah melalui rapat Majelis Guru Besar Unand.
Heri Faisal | 20 Agustus 2018 19:34 WIB
Ilustrasi kanker paru - Istimewa

Bisnis.com, PADANG - Universitas Andalas (Unand) Padang mengukuhkan Fatma Sri Wahyuni sebagai guru besar tetap di perguruan tinggi tersebut, setelah melalui rapat Majelis Guru Besar Unand.

Fatma Sri Wahyuni, yang menjabat Dekan Fakultas Farmasi itu menyampaikan orasi ilmiah dengan judul “Potensi Tetrapreniltoluquinon, Senyawa Hasil Isolasi dari Kulit Batang Kandis (Garcinia cowa ROXB) sebagai Obat Kanker” di Convention Hall Unand, Senin (20/8/2018).

“Kanker adalah penyebab utama kematian di seluruh dunia. Salah satu yang paling sering didiagnosis adalah kanker paru mencapai 13% dari total kematian akibat kanker,” katanya.

Berawal dari pemikiran untuk menemukan obat terbaik untuk kanker, maka penelitian tersebut akhirnya menemukan bahwa senyawa hasil isolasi batang kandis yang banyak ditemukan di sekitar masyarakat, bisa dikembangkan sebagai obat kanker paru.

Fatma menyebut selama ini pengobatan kanker dilakukan dengan pengobatan kimia memberikan efek samping kepada penderita, sehingga jelas tidak efektif untuk menyembuhkan.

“Obat antikanker yang ada sekarang ini selain bekerja pada sel kanker, juga bekerja pada sel – sel normal yang memiliki pertumbuhan cepat. Oleh sebab itu perlu ditemukan obat antikanker yang bekerja selektif terutama dari tanaman,” paparnya.

Dengan pengukuhan Fatma sebagai guru besar, maka perguruan tinggi tertua di Sumatra itu saat ini telah memiliki 147 profesor alias guru besar.

Rektor Unand Tafdil Husni berharap akan lahir guru besar berikutnya yang akan meningkatkan khasanah pendidikan di universitas tersebut.

Bahkan, imbuhnya, Unand juga mendorong percepatan lahirnya profesor – profesor baru di kampus tersebut dengan berbagai bantuan penelitian, dan pendanaan untuk penelitian.

Fatma Sri Wahyuni merupakan pengajar di Jurusan Farmasi. Menempuh pendidikan sarjana di Unand, serta menyelesaikan jenjang master dan doktor di University Putra Malaysia.  

 

 

Tag : kanker
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top