Waspadalah, Bakteri di Ponsel 10 Kali Lebih Banyak dari Toilet

Telepon seluler atau ponsel telah menjadi bagian hidup manusia yang tak terpisahkan. Kemana pun, orang-orang tidak pernah lepas dari ponsel, bahkan hingga ke jamban.
JIBI | 18 September 2018 09:28 WIB
Apple iPhone XR - Apple

Bisnis.com, JAKARTA - Telepon seluler atau ponsel telah menjadi bagian hidup manusia yang tak terpisahkan. Kemana pun, orang-orang tidak pernah lepas dari ponsel, bahkan hingga ke jamban.

Ini menyebabkan ponsel menjadi salah satu benda atau barang yang mengandung banyak kuman dan bakteri.

Ada penelitian yang menemukan lebih dari 17 ribu bakteri pada ponsel siswa sekolah menengah. Para ilmuwan di University of Arizona, Amerika Serikat, telah menemukan bahwa ponsel membawa bakteri 10 kali lebih banyak daripada kursi toilet, demikian seperti dilansir Time.

Studi menemukan adanya bakteri berbahaya pada ponsel, termasuk Streptococcus, MRSA, dan bahkan E. coli. Salah satu tempat terburuk menggunakan telepon adalah di kamar mandi dan jamban.

Ketika toilet disiram, kuman menyebar kemana-mana, yang pada akhirnya membuat ponsel dihinggapi bakteri fecal seperti E. coli.

Karena itu, disarankan untuk rajin mencuci tangan setiap kali selesai beraktivitas. Penting juga untuk membersihkan telepon seluler, yang kemungkinan, telah terpapar bakteri dan kuman.

Dilansir dari The Spruce, berikut ini adalah langkah-langkah aman untuk membersihkan telepon seluler:

1. Cabut kabel pengisi daya, earphone, dan kabel data dari telepon seluler.
2. Lepaskan penutup atau pelindung telepon seluler.
3. Campurkan air dan isopropil alkohol 70 persen ke dalam botol semprot kecil, dengan perbandingan air 60 persen dan alkohol 40 persen. Lalu semprotkan sedikit larutan tersebut pada kain microfiber yang tidak berbulu.
4. Jangan pernah menyemprot telepon secara langsung dan jangan pula membasahi kain terlalu basah. Gunakan kain untuk menyeka seluruh bagian depan dan belakang telepon seluler.
5. Biarkan permukaan ponsel kering sepenuhnya selama minimal 15 menit sebelum dinyalakan atau dioperasikan kembali.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
smartphone

Sumber : Tempo

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top