Kosmetik Korea Selatan Sasar Konsumen Indonesia

Sudah menjadi rahasia umum bahwa penggemar K-Pop dan Drama Korea di Indonesia sangat banyak. Umumnya para remaja sampai para ibu muda. Kondisi tersebut sukses mendorong asosiasi dagang Korea fokus berinvestasi pada dua sektor utama yakno kosmetik dan perlengkapan bayi.
Gloria Fransisca Katharina Lawi | 11 Oktober 2018 06:42 WIB
CEO PT Aremgo Grafindo Andrew Soh, Assistant Chief Representative Korea International Trade Association (KITA) Steve Hong, dan Coex Head Director Indonesia Global Business Team Jin Wook Hwang./JIBI - BISNIS/Gloria Fransisca Katharina Lawi

Bisnis.com, JAKARTA - Sudah menjadi rahasia umum bahwa penggemar K-Pop dan drama Korea di Indonesia sangat banyak. Umumnya para remaja sampai para ibu muda. Kondisi tersebut sukses mendorong asosiasi dagang Korea Selatan fokus berinvestasi pada dua sektor utama yakni kosmetik dan perlengkapan bayi.

Pemain industri meeting, incentive, convention, exhibition (MICE) asal Korea yakni Coex siap menyelenggarakan Jakarta International Premium Products Fair atau JIPREMIUM 2018 di Balai Sidang Jakarta.

Perhelatan ini adalah bentuk ekspansi Coex yang selama 28 tahun telah menggelar Seoul International Sourcing Farir (SIPREMIUM) di Korea dan 2009 baru memulai ekspansi ke salah satu negara Asia Tenggara yakni Vietnam International Products Fair atau VIPREMIUM.

Coex Head Director Jin Hook Hwang mengatakan JIPREMIUM akan menjadi acara tahunan karena Indonesia adalah pasar konsumen dan berpeluang besar menjadi 'The Next China'. Dengan jumlah sekitar 250 juta, penduduk Indonesia adalah target investasi perusahaan asing. Tak heran, jika Korea sendiri merasa memiliki banyak pesaing di Indonesia, sebut saja China dan Jepang.

Kepada Bisnis dia menyebut bahwa pameran ini tidak secara langsung menjadi bentuk penyuntikan budaya Korea ke Indonesia. Jin Hook menerangkan, kegiatah ini murni menjawab permintaan konsumen Indonesia yang ternyata cukup tinggi untuk produk komestik dan perlengkapan bayi.

"Komestik memang menjadi salah satu industri andalan dengan angka peminat tertinggi di Indonesia. Umumnya jenis produk kecantikan asal Korea yang paling laku di Indonesia itu misalnya masker wajah," kata Jin kepada Bisnis, Rabu (10/10/2018).

Selain masker wajah, produk andalan lain adalah produk lotion untuk tangan dan kaki, serta tabir surya. Tak tanggung-tanggung, Jin Hook memprediksi sekitar 20% dari 220 perusahaan dan 260 booth yang hadir nanti adalah industri kosmetik asal Korea.

Selanjutnya, adalah produk premium bayi, dan ketiga adalah sektor interior desain untuk rumah. Adapun 70% dari 220 perusahaan itu berasal dari Korea, dan sisanya dari Thailand, Singapura, dan Cina.

Pameran ini digelar pada 22-24 November 2018. Coex sendiri bekerja sama dengan pelaku usaha lokal yakni PT Aremgo Grafindo. Pameran digelar di area seluas 5.000 meter persegi dan ditargetkan akan dikunjungi 20 ribu pengunjung. Nantinya, selain pameran barang konsumen premium, JIPremium 2018 juga mengadakan rangkaian acara lain, seperti seminar pemasaran ritel, talkshow, dan business matching.

Tag : korea selatan, kosmetik
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top