S.E.A Focus Tampilkan Karya Seniman Indonesia

Sejauh ini pihak S.E.A. Focus mengungkapkan adanya antusiasme yang tinggi, dengan partisipasi sejumlah galeri seni dalam pameran tahunannya.
Anitana Widya Puspa | 19 Oktober 2018 10:37 WIB
Ilustrasi: Salah satu karya Oktora Chan - pagarwangi.blogspot.com

Bisnis.com, JAKARTA -- Pasar Seni atau Art Fair  S.E.A Focus yang merupakan bagian dari Singapore Art Week 2019 akan tampil meriah dengan berbagai keragaman seni di dalamnya. 

Sejauh ini pihak S.E.A. Focus mengungkapkan adanya antusiasme yang tinggi, dengan partisipasi sejumlah galeri seni dalam pameran tahunannya.

Pecinta sekaligus kolektor seni akan dimanjakan dengan presentasi enerjik dari galeri-galeri yang sudah tidak asing lagi di Singapura.

Mulai dari Art Commune dengan spesialisasi karya-karya Master Modern lokal seperti Cheong Soo Pieng hingga Yavuz Gallery akan menghadirkan seniman yang sedang naik daun di media sosial, Yeo Kaa.

Representasi artistik yang kental dari galeri-galeri unik seperti Commonwealth & Council (Los Angeles) dan 47 Canal (New York) serta pionir regional termasuk The Drawing Toom (Manila) dan Lawangwangi Art Gallery (Bandung), juga menjadi bukti tingginya animo para pelaku industri untuk berpartisipasi dalam platform yang akan memperkuat jaringan industri kreatif di Asean.

Jasdeep Sandhu, Direktur dan Pendiri Gajah Gallery menyambut baik perkembangan ini.

"Kami harap kami bisa memanfaatkan kesempatan langka yang diberikan S.E.A. Focus untuk menampilkan karya salah seorang seniman Indonesia, Octora Chan. Ajang dengan skala demikian bisa menjadi platform yang bagus bagi seniman seperti dia untuk melakukan debut,” jelasnya melalui keterangan resmi yang diterima Bisnis, Jumat (19/10/2018).

Pengamat dari luar mungkin menganggap Asia Tenggara sebagai entitas yang homogen, tapi kenyataannya, dengan aspek geografis, sejarah, bahasa, dan infrastruktur yang memiliki ciri khas masing-masing, platform seperti S.E.A. Focus ini bisa mempromosikan keanekaragaman dan karakteristik wilayah ini.

Sebagai inisiatif dari STPI – Creative Workshop & Gallery, S.E.A. Focus akan mengangkat galeri lokal hingga mancanegara yang berkecimpung di dunia seni kontemporer dan modern Asia Tenggara, guna meningkatkan apresiasi serta permintaan dari publik.

Emi Eu, Direktur Eksekutif STPI – Creative Workshop & Gallery, mengatakan pameran dengan konsep boutique ini akan berlangsung mulai dari tanggal 23-27 Januari 2019. Pameran akan menghadirkan 25 galeri di area khusus yang bernuansa pop-up di Gilman Barracks.

“Kami puas dengan respons positif yang kami terima, bukan hanya dari gerakan kesenian lokal, tapi juga dari galeri internasional dan nama-nama besar di industri ini,” tuturnya.

S.E.A. Focus juga mengumumkan serangkaian program yang akan memberikan pengalaman komprehensif bagi para pengunjung.

SEAcity akan bekerja sama dengan institusi mitra dan berbagai brand produk gaya hidup di Singapura.

Selanjutnya SEAcommunity dirancang khusus untuk anak-anak dan lembaga pendidikan untuk memperdalam wawasan serta meningkatkan apresiasi terhadap seni sejak dini.

Sedangkan #SEAspotlight merupakan program talk show yang akan diisi para seniman, pemilik galeri, dan kurator dari berbagai kawasan di Asia Tenggara.

Audrey Yeo, Project Director S.E.A. Focus berharap S.E.A. Focus dapat menggaet audiens baru serta memberikan perspektif segar mengenai lanskap kesenian Asia Tenggara yang terus berkembang pesat.

Dengan dukungan dari National Arts Council (NAC), Economic Development Board (EDB), dan Singapore Tourism Board (STB), S.E.A. Focus akan menjadi salah satu pusat perhatian di Singapore Art Week 2019.

Tag : pameran, singapura, seni rupa
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top