Aktivitas Ringan Setiap 20 Menit Penting bagi Penderita Penyakit Jantung

Aktivitas fisik menjadi hal yang penting bagi penderita penyakit jantung untuk menjaga kebugaran tubuh dan memperpanjang angka harapan hidup.
Newswire | 26 Oktober 2018 16:45 WIB
Jantung - Boldsky

Bisnis.com, JAKARTA – Aktivitas fisik menjadi hal yang penting bagi penderita penyakit jantung untuk menjaga kebugaran tubuh dan memperpanjang angka harapan hidup.

Namun, tentunya aktivitas fisik yang dilakukan bukan yang termasuk berat. Aktivitas ringan seperti berdiri atau berjalan santai selama 7 menit setelah 20 menit duduk di depan komputer atau menonton televisi bisa membantu kesehatan jantung.

Dilansir dari Antara, Jumat (26/10/2018), studi yang disampaikan dalam Kongres Kardiovaskular Kanada 2018 di Toronto, Kanada beberapa waktu lalu menunjukkan bergerak bisa menangkal risiko berkurangnya angka harapan hidup. Terutama, jika kalori yang dibakar lebih dari 770 kilo kalori (kkal) per hari.

“Studi kami menunjukkan bahwa pasien penyakit jantung harus menghentikan waktu tidak aktif setiap 20 menit dengan aktivitas ringan 7 menit,” papar Ailar Ramadi dari Universitas Alberta, Edmonton, Kanada kepada Indian Express.

Dia menyebutkan kegiatan sederhana seperti berdiri dan berjalan dengan langkah biasa pun akan menghabiskan lebih dari 770 kkal.

Dalam studi tersebut, tim peneliti melibatkan 132 orang penderita penyakit arteri koroner. Mereka rata-rata berusia 63  tahun dan 77% di antaranya adalah laki-laki.

Para partisipan kemudian diminta mengenakan alat pemantau aktivitas di lengan selama rata-rata 22 jam sehari selama 5 hari. Alat tersebut memantau jumlah energi yang dihabiskan selama istirahat (dari gaya hidup tak aktif), jumlah waktu tidak aktif, dan jumlah serta durasi istirahat selama setiap jam perilaku tak aktif.

Hasilnya, dari setiap jam waktu duduk, pasien penyakit jantung harus menambahkan hingga 21 menit aktivitas fisik ringan. Ramadi menerangkan hal ini akan menghabiskan 770 kkal sehari, jumlah yang terkait dengan risiko kematian dini yang lebih rendah.

Sumber : Antara

Tag : kesehatan, jantung
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top