2019, Target 34 Provinsi Eliminasi Kusta Sulit Tercapai

Kementerian Kesehatan mencatat sampai dengan 2018 masih ada 10 provinsi yang belum berhasil mengeliminasi kusta. Target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 seluruh provinsi mencapai eleminasi kusta pada 2019 dinilai akan sulit tercapai.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 08 Februari 2019  |  06:13 WIB
2019, Target 34 Provinsi Eliminasi Kusta Sulit Tercapai
Bakteri Mycobacterium leprae penyebab kusta - slideshare.net

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Kesehatan mencatat sampai dengan 2018 masih ada 10 provinsi yang belum berhasil mengeliminasi kusta. Target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 seluruh provinsi mencapai eleminasi kusta pada 2019 dinilai akan sulit tercapai.

"Target 34 provinsi mencapai eliminasi pada 2019, saya yakin ini tidak tercapai karena wilayah Papua dan Maluku itu masih sangat tinggi prevalensinya," ujar Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan Wiendra Waworuntu dalam acara media briefing Peringatan Hari Kusta Sedunia 2019, di Gedung Kementerian Kesehatan, Jakarta, Kamis (7/2/2019).

Menurut data Kementerian Kesehatan, sampai dengan 2018 sebanyak 24 provinsi telah mencapai eleminasi kusta. Masih terdapat 10 provinsi yang belum mencapai eleminasi, meliputi Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Gorontalo, Sulawesi Utara, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat.

Kendala eliminasi kusta, salah satunya disebabkan kondisi geografis Indonesia yang sulit dijangkau. Untuk daerah-daerah terpencil, distribusi obat kusta seringkali terkendala kondisi alam. Hal ini menyebabkan pengobatan kusta pada penderita menjadi terputus.

Komite Ahli Eliminasi Kusta Dr dr Sri Linuwih Menaldi, SpKK menambahkan, sulitnya eleminasi kusta karena gejala kusta sangat mirip dengan penyakit kulit lainnya. Ini menyebabkan diagnosa kusta tidak bisa dilakukan dengan cepat.

"Selain itu, ketika sudah terdiagnosa, pasiennya sulit mau berobat karena adanya stigma. Kalau obatnya tersedia dan cukup di Indonesia," kata Sri.

Adapun tiap tahunnya, rata-rata ditemukan 15.000 kasus baru kusta di Indonesia. Saat ini, Indonesia masih berada di peringkat ketiga negara dengan penyakit kusta terbanyak, setelah India dan Brazil.

Berdasarkan data terakhir Kementerian Kesehatan, pada 2017 total kasus baru kusta yang ditemukan mencapai 15.910 per tahunnya atau 6,07 per 100.000 penduduk. Sedangkan prevalensi kusta di Indonesia adalah 0,696 per 10.000 penduduk.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kesehatan, kusta

Editor : Nancy Junita
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top