Padi Reborn Panjatkan Doa di Sela-sela Acara Bima Day untuk Korban Teroris Selandia Baru

Grup band Padi Reborn menyampaikan doa dan duka cita untuk korban penembakan di Masjid Al Noor, Kota Christchurch, Selandia Baru, di sela-sela acara Bima Day. 
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 17 Maret 2019  |  06:00 WIB

Bisnis.com, BANDUNG - Grup band Padi Reborn menyampaikan doa dan duka cita untuk korban penembakan di Masjid Al Noor, Kota Christchurch, Selandia Baru, di sela-sela acara Bima Day. 

Satriyo Yudi Wahono atau Piyu, gitaris Padi Reborn, meminta panitia untuk meredupkan lampu sejenak di tengah-tengah penampilan Padi Reborn malam itu. 

Piyu sengaja melakukan hal tersebut karena ingin mengajak para hadirin di acara Bima Day untuk mengheningkan cipta dan mengirimkan doa kepada para korban penembakan di Selandia Baru. 

"Mari kita heningkan cipta sejenak menurut agamanya masing-masing untuk korban yang di New Zealand, " kata Piyu di Bandung, Sabtu (17/3/2019).

Setelah mengheningkan cipta, penampilan Padi Reborn dilanjutkan dengan menyanyikan sejumlah lagu populer di zaman keemasan Padi. 

Pecah. Para pengunjung Bima Day sudah terlalu rindu dengan masa lalu. Lantunan lagu dari Padi Reborn tadi malam, seakan membawa penonton ke lorong waktu. 

Padi Reborn yang sempat vakum tujuh tahun, malam itu bernyanyi sangat sempurna. Lewat lagu Maha Dewi, Grup band yang dibentuk 8 April 1997 tersebut mengguncang Eldorado, Lembang, Bandung. 

Setelah membakar semangat para pengunjung, grup band yang mulanya bernama 'Soda' saat masih di Universitas Airlangga itu, membuat sedu para pengunjung. 

Para pemuda-pemudi yang datang sontak saling berpegang pundak sambil bernyanyi. Setelah itu, beberapa lagu hits Padi seperti Kasih tak Sampai, Begitu Indah dan Semua Tak Sama membuat penonton makin histeris 

"Izinkan saya membawa kamu ke masa lalu yang begitu Indah," kata Fadli, Vokalis Padi. 

Padi Reborn awalnya hanyalah wadah kreativitas seni lima mahasiswa Universitas Airlangga, Surabaya. Grup Band ini tadinya bernama 'Soda', namun kemudian diganti menjadi 'Padi'. 

Nama Padi dipilih juga karena bersifat "sangat membumi". Lebih jauh, mereka tidak hanya mengambil filosofinya saja, semakin berisi semakin merunduk, tapi juga melihat fungsinya yang melambangkan kesejahteraan.

Selain Padi Reborn, penampilan dari Sheila on 7 juga tak kalah menarik. Duta Cs. membuat para pengunjung yang berada di dalam hall dan di luar hall bernyanyi dengan semangat. 

Berbeda dengan Padi Reborn yang cenderung menyanyikan lagu di era keemasan, Sheila on 7 menyanyikan sejumlah lagu dari album yang berbeda-beda. 

Beberapa lagu yang dinyanyikan adalah Dan, Ku Gapai Bintang, dan beberapa lagu lainnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
musik

Editor : Mia Chitra Dinisari
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top