Tips Olahraga saat Puasa

Puasa merupakan ibadah yang mengharuskan umat Islam menahan lapar dan dahaga sejak terbitnya fajar hingga tenggelamnya matahari. Kondisi tersebut tak ayal telah mengubah kebiasaan dan rutinitas harian.
Syaiful Millah
Syaiful Millah - Bisnis.com 11 Mei 2019  |  06:58 WIB
Tips Olahraga saat Puasa
Ilustrasi olahraga taichi - Reuters/Eric Gaillard

Bisnis.com, JAKARTA – Puasa merupakan ibadah yang mengharuskan umat Islam menahan lapar dan dahaga sejak terbitnya fajar hingga tenggelamnya matahari. Kondisi tersebut tak ayal telah mengubah kebiasaan dan rutinitas harian.

Banyak diantaranya lebih memilih untuk mengurangi aktivitas mereka, khususnya aktivitas berolahraga karena merasa kekurangan tenaga. Padahal, hal tersebut tetap bisa dilakukan dan menjadi aktivitas yang positif karena bisa membuat tubuh tidak kaku dan menjadi lebih segar.

Medical Advisor PT Bayer Indonesia, Dokter Suci Sutinah Diah Sukmasari mengatakan bahwa hal yang harus diperhatikan ketika berolahraga saat sedang menjalankan puasa adalah kemampuan diri sendiri.

“Secara medis tidak ada waktu yang paling tepat kapan harus berolahraga saat puasa. Harus lebih disesuaikan dengan diri sendiri, kita yang tahu kapan tubuh kita merasa kuat berolahraga kapan tidak,” ujarnya dalam acara Bincang Shopee di Jakarta, Jumat (10/5/2019).

Dia melanjutkan yang harus dihindari adalah bagi orang yang sebelumnya tidak pernah melakukan olahraga, jangan memulai aktivitas olahraga di ketika sedang berpuasa. Hal itu akan sangat berbahaya bagi tubuh.

Akan tetapi, bagi mereka yang memang telah rutin menjalani olahraga, tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Hanya saja, sekali lagi perlu diperhatikan kondisi tubuh sendiri, “Intinya kan jangan memaksakan diri sendiri. Kita harus tahu batasan tubuh kita,” imbuhnya.

Sementara itu, Pelatih Fitness Annisa Munaf menerangkan hal serupa bahwa kuncinya adalah mengenali diri sendiri. Namun begitu, ada beberapa tips yang diberikan Annisa untuk mengatur pola olahraga di bulan Ramadan.

Dia menjelaskan apabila olahraga dilakukan pagi hari, disarankan untuk tidak melakukan aktivitas olahraga yang berat karena tubuh masih membutuhkan tenaga selama berjam-jam tanpa asupan makanan.

Sementara, apabila olahraga dilakukan sore hari menjelang berbuka, dirinya memperkenankan untuk menjalani olahraga yang berat dan maksimal. Selanjutnya, apabila dilakukan pada malam hari, dia meminta untuk menunggu beberapa saat hingga makanan diproses di dalam tubuh.

Annisa juga secara umum menyarankan muslim yang berpuasa dan ingin berolahraga agar memilih jenis yang low impact tetapi dilakukan repetisi yang teratur.

“Jadi kalau biasanya angkat beban 10 kilogram, pas puasa bisa cuma 2 kilogram tapi dilakukan lebih sering. Atau kalau tidak mau ribet olahraga lari atau ke gym, bisa lakukan home work out 5-15 menit setiap harinya. Its enough,” katanya.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
olahraga, tips, Puasa, Ramadan

Editor : Nancy Junita
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top