Kemenkes Waspadai Penyebaran Penyakit Endemik Selama Arus Mudik

Kesehatan (Kemenkes) melalui Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) mengantisipasi terhadap penyebaran penyakit endemik yang dibawa oleh penumpang di bandara dan di pelabuhan.
Fitri Sartina Dewi
Fitri Sartina Dewi - Bisnis.com 04 Juni 2019  |  17:31 WIB
Kemenkes Waspadai Penyebaran Penyakit Endemik Selama Arus Mudik
Gedung Kementerian Kesehatan RI di Jakarta. -Bisnis.com - Samdysara Saragih

Bisnis.com, JAKARTA—Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) mengantisipasi terhadap penyebaran penyakit endemik yang dibawa oleh penumpang di bandara dan di pelabuhan.

Upaya pencegahan penyebaran penyakit endemik dilakukan dengan memasang perangkat thermal scanner untuk mendeteksi dan mengantisipasi penyebaran virus dan penyakit lainnya.

"Di bandara dan pelabuhan kita sudah memasang thermal scanner. Di sini kami memang menaruh perhatian pada transportasi yang berasal dari daerah-daerah yang mempunyai risiko terhadap penyakit endemik, seperti malaria dari Papua, dan NTT,” ungkap Dirjen P2P, Anung Sugihantono seperti dikutip dalam keterangan yang dirilis Kemenkes, Selasa (4/6/2019).

Jika alat pendeteksi menunjukkan ada orang yang terindikasi penyakit tersebut, maka akan dilakukan pemeriksaan.

“Jadi akan kami lakukan pemeriksaan, dan kalau positif akan diobati dulu,'' jelasnya.

Dia mengungkapkan sejauh ini otoritas di bandara maupun di pelabuhan sudah memberikan pelayanan yang sangat memadai, seperti menyediakan fasilitas pelayanan kesehatan.

Untuk menjamin kesiapan fasilitas kesehatan di beberapa titik lokasi kepadatan arus mudik, pihaknya juga melakukan peninjauan dan memberikan bantuan logistik berupa masker, higiene kit, dan polybag.

Menurut Anung, pos pelayanan kesehatan disediakan untuk memudahkan para pemudik yang ingin memeriksakan kesehatannya, atau sekedar beristirahat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kemenkes

Editor : Mia Chitra Dinisari
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top