Jelang Rilis Film The Lion King, Disney Gelar Kampanye Konservasi Singa Afrika

The Walt Disney Company mengumumkan kampanye konservasi global untuk meningkatkan kesadaran tentang krisis yang dihadapi singa dan satwa liar lainnya di seluruh Afrika dalam rangka menyambut perilisan film terbarunya, yakni The Lion King.
Syaiful Millah | 07 Juni 2019 23:24 WIB
Disney meluncurkan trailer remarke 'The Lion King' - Istimewa

Kabar24.com, JAKARTA – The Walt Disney Company mengumumkan kampanye konservasi global untuk meningkatkan kesadaran tentang krisis yang dihadapi singa dan satwa liar lainnya di seluruh Afrika dalam rangka menyambut perilisan film terbarunya, yakni The Lion King.

Dilansir dari laman resminya, Jumat (7/6/2019) kampanye tersebut bertajuk Protect the Pride, yang berfokus pada perlindungan dan revitasilisasi populasi singa.

Langkah ini dilakukan Disney dengan memberikan dukungan kepada Wildlife Conservation Network’s (WCN) Lion Recovery Fund (LRF) yang memiliki visi untuk menggandakan jumlah populasi singa di Afrika pada 2050.

Dalam 25 tahun terakhir, sejak Disney merilis versi asli The Lion King pada 1994, populasi Singa Afrika telah berkurang setengahnya karena berbagai ancaman yang meliputi perburuan dan perusakan habitat. Hanya tersisa sekitar 20.000 singa di alam liar saat ini.

“Disney berkomitmen untuk mendukung upaya konservasi singa dan kami percaya The Lion King adalah kisah yang sempurna untuk mengingkatkan kita tentang peran masing-masing dalam memastikan dunia di mana hewan dihargai dan dilindungi,” kata Elussa Margolis, Senior VP Enterprise Social Responsibility Disney.

Disney sendiri telah menyumbangkan lebih dari US$1,5 juta kepada LRF serta dan mitra-mitranya. Perusahaan juga berencana menggandakan jumlah itu melalui hibah tambahan dan partisipasi dari penggemar dengan total kontribusi sebesar US$3 juta.

Untuk memulai kampanye The Lion King Protect the Pride, Disney dan WCN belum lama ini mengumpulkan lebih dari 80 pakar konservasi singa terkemuka dalam forum Lion Footprint. Para peserta berkolaborasi untuk mengembangkan strategi mengatasi tantangan terkait dengan populasi singa.

Sementara itu, film The Lion King versi terbaru akan dirilis pada 19 Juli di Amerika Serikat. Sebelumnya, film The Lion King menjadi salah satu film animasi yang paling sukses dan memberikan kontribusi pendapatan tinggi bagi perusahaan dengan total US$783 juta di seluruh dunia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
disney

Editor : Hendri Tri Widi Asworo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top