Memulai Menu Makanan Sehat? Siapa Takut!

Gaya hidup yang sehat ditentukan dengan pola makan dan pola hidup yang sehat juga. Apa yang kita makan akan menentukan kesehatan tubuh pada masa kini dan masa depan.
Tika Anggreni Purba
Tika Anggreni Purba - Bisnis.com 22 Agustus 2019  |  14:27 WIB
Memulai Menu Makanan Sehat? Siapa Takut!
Menu So Tempe-ting di Saladstop! JIBI/Bisnis - Tika Anggreni

Bisnis.com, JAKARTA - Gaya hidup yang sehat ditentukan dengan pola makan dan pola hidup yang sehat juga. Apa yang kita makan akan menentukan kesehatan tubuh pada masa kini dan masa depan. 

Pola makan yang sehat sebaiknya dilengkapi dengan makanan yang tepat yang kaya akan nutrisi yang sehat. Makanan sehat harus  memenuhi kebutuhan gizi lengkap dari karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan mineral. 

Akan tetapi, banyak orang yang tidak bisa langsung pindah haluan dalam menu makanan. Apalagi, sejauh ini pola makan masyarakat masih terbiasa dengan makanan tinggi lemak, garam, dan gula. Rasanya, untuk memulai kebiasaan makan makanan sehat membutuhkan perjuangan tersendiri. 

Marketing manager Saladstops! Adhi Putra Tawakal mengatakan bahwa kebiasaan masyarakat memang belum memasuki masa transisi untuk makan makanan sehat.

“Kami berusaha untuk melakukan edukasi konsumen untuk mulai mencoba makanan sehat, tidak harus langsung dipaksa makan sayur,” ujarnya dalam acara peluncuran Saladstop! Menu Baru Q3 di Saladstop! Kota Kasablanka, di Jakarta (22/8/2019).

Adhi mengatakan bahwa bagi pemula yang ingin mulai makanan sehat dapat dimulai dengan makanan kaya protein dan rendah karbohidrat, serta memulai makan sayur sedikit demi sedikit.

Komitmen untuk mengedukasi masyarakat yang ingin memulai makan makanan sehat dipenuhi Saladstops! melalui seri warm protein bowl dengan menu So Tempe-ting, Kimochi, dan It’s No Burrito

“Dengan menu hangat yang mengandung protein, tetapi masih kaya akan sayur-sayuran, harapan para pemula yang ingin mencoba makanan sehat bisa terjembatani dan berani memulai,” ujar Adhi. 

Dalam seasonal menu Saladstop! Agustus dan September ini, Adhi berharap bahwa menu hangat ini bisa menjadi langkah awal bagi pemula untuk mulai terbiasa dengan rasa dan kebiaasan makan dengan menu sehat. Bahkan, dalam menu ini masih disajikan quinoa dan beras merah sebagai pengganti nasi putih yang biasanya sangat dicintai masyarakat.

Dalam menu So Tempe-ting misalnya terdapat warm quinoa & brown rice, tempeh patty, onsen egg, cherry tomatoes, french beans, pomelo, tempeh crisps, korean chili vinaigrette. Menu mengandung 590 kkal dalam satu kaji penyajian. Sementara menu Kimochi dan Its No Burrito mengandung 493 kkal dan 525 kkal.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
makanan, pola makan, sayuran

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top