Gundala Premier di Toronto International Film Festival 2019

Gundala baru saja ditayangkan kepada publik internasional di ajang Toronto International Film Festival (TIFF) dalam program Midnight Madness pada 11 September 2019, waktu Toronto.
Tika Anggreni Purba
Tika Anggreni Purba - Bisnis.com 13 September 2019  |  11:42 WIB
Gundala Premier di Toronto International Film Festival 2019
Sutradara Joko Anwar, produser Bismarka Kurniawan, dan produser Wicky V Olindo di Toronto International Film Festival 2019 - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — Gundala baru saja ditayangkan kepada publik internasional di ajang Toronto International Film Festival (TIFF) dalam program Midnight Madness pada 11 September 2019, waktu Toronto.

Program Midnight Madness adalah kategori paling bergengsi di TIFF untuk film genre (non-drama) dan hanya 10 film setiap tahunnya dipilih dari seluruh dunia.

Gundala terpilih sebagai satu dari dua film yang mewakili Asia tahun ini. Pada program Midnight Madness, ada juga film dari legenda Jepang Takashi Miike dan film terbaru Nicholas Cage.

Program ini adalah salah satu andalan festival tersebut dan merupakan favorit yang selalu dipenuhi penonton.

Film arahan Joko Anwar, produser Bismarka Kurniawan dan Wicky V Olindo ini disambut meriah oleh penonton Toronto International Film Festival.

Beberapa minggu sebelum tayang, situs Amerika Serikat That Shelf memasukkan nama Gundala sebagai salah satu film paling diantisipasi di TIFF tahun ini.

Joko Anwar melalui akun Twitter-nya mendokumentasikan antrean penonton untuk mendapatkan tiket ‘Gundala’, menunjukkan antusiasme penonton untuk menyaksikan film asli Jagoan Indonesia ini.

Seusai film diputar, review dari penonton pun mulai bermunculan di Twitter.

Akun Twitter @highlandertn misalnya mengatakan: Gundala: Who knew that all comic book movies needed was a healthy dose of Pencak Silat to blow the doors off the theater? Great villains, high stakes, and amazing fight choreography. @mmadnesstiff raises the bar for action once again! Another best of #TIFF19 #Gundala”.

Akun penonton lainnya @sherrysworld mengatakan “oh damn, not only did i get to see Gundala and get one of the only limited english copies of the comic, i got joko anwar to sign it!!! i met joko anwar!!! who directed satan’s slaves!!! which i literally tweeted about a few days ago!!! wtf!!! this is why i love #TIFF2019”.

Bukan hanya melalui Twitter, menurut keterangan pers yang diterima Bisnis pada Jumat (13/9/2019) penonton yang dengan setia mengikuti sesi tanya jawab yang berlangsung sekitar 40 menit. Para penonton menyampaikan apresiasinya dan menikmati cerita yang disuguhkan. Mereka dapat mengerti isu sosial Indonesia yang ditampilkan dalam film.

Masih akan ada dua pemutaran film ‘Gundala’ di Toronto International Festival 2019 yaitu pada 12 September di Scotiabank Theatre dan 14 September di Scotiabank Theatre. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Film, film indonesia

Editor : Nancy Junita
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top