Sekitar 20.000 Perempuan Pekerja Ikuti Tes IVA

Lebih dari 20.000 perempuan pekerja di Indonesia telah mengikuti program pemeriksaan dengan metode Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) sejak 2015.
Kahfi
Kahfi - Bisnis.com 03 Oktober 2019  |  19:21 WIB
Bisnis.com, JAKARTA — Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE KK) mencatat sekitar lebih dari 20.000 perempuan pekerja di Indonesia telah mengikuti program pemeriksaan dengan metode Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) sejak 2015.
Tes IVA atau pemeriksaan leher rahim (serviks) merupakan sebuah langkah deteksi dini untuk mengetahui ada tidaknya kanker serviks pada perempuan.
"Kami terus melakukan pemeriksaan IVA di seluruh perusahaan di Indonesia. Tujuannya untuk meningkatkan produktivitas, khususnya bagi pekerja perempuan," kata Anggota OASE KK yang juga istri Menteri Ketenagakerjaan Marifah Hanif Dhakiri di Cirebon, Kamis (3/10/2019).
Dalam kegiatan yang dihadiri Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan Mufidah Jusuf Kalla ini dilakukan juga sosialisasi mengenai dampak dan pencegahan penyakit kanker serviks dan pemberian vitamin kepada pekerja perempuan.
"Dengan diadakannya pemeriksaan ini, diharapkan dapat meningkatkan rasa kepedulian terhadap kesehatan bagi para pekerja perempuan di Indonesia dalam mencegah dan mendeteksi secara dini terjadinya kanker mulut leher rahim," kata Marifah.
Dalam laporan pelaksanaan kegiatan , Marifah Hanif menyampaikan bahwa selama 30 September—3 Oktober 2019 telah dilaksanakan pemeriksaan sebanyak 600 dari 1.024 total pekerja yang dijadwalkan tes IVA di Cirebon.
“OASE KK menyasar para perempuan pekerja karena mereka harus sehat. Produktivitas harus tetap berjalan. Perempuan pekerja juga ibu rumah tangga, jadi mereka harus sehat saat bekerja maupun di rumah," ujarnya.
Marifah menambahkan, dengan adanya pemeriksaan tes IVA ini, para pekerja perempuan terhindar dari penyakit termasuk kanker serviks.
"Karena ini instruksi langsung dari Ibu Negara. Perempuan Indonesia harus sehat, termasuk perempuan pekerja," ujarnya. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Kemenaker

Editor : MediaDigital
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top