Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Dokter patologi klinik memeriksa sampel media pembawa virus corona untuk penelitian di Laboratorium Balai Besar Karantina Pertanian Surabaya di Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (6/2/2020). - ANTARA FOTO/Umarul Faruq
Premium

Berpacu Meramu Vaksin Virus Corona

Perusahaan farmasi di seluruh dunia tengah berpacu dengan waktu untuk menghasilkan vaksin atas penyakit COVID-19 di tengah pandemi yang belum menunjukkan indikasi berakhir.

Bisnis.com, JAKARTA — Beberapa hari lalu, empat pasien di Seattle, AS menjadi bagian dari uji coba pertama vaksin COVID-19. Langkah ini menjadi harapan di tengah pandemi virus corona.

Dilansir dari BBC, Jumat (20/3/2020), uji coba tersebut dilakukan di fasilitas penelitian milik Kaiser Permanente. Meski demikian, para ahli memerkirakan masih diperlukan waktu beberapa bulan untuk mengetahui apakah vaksin ini, atau vaksin lain yang sedang dikembangkan di fasilitas lainnya, efektif atau tidak.

Ini merupakan uji coba pertama untuk manusia, yang didanai oleh National Institutes of Health serta didukung oleh perusahaan farmasi Moderna Therapeutics.

Pemerintahan Presiden AS Donald Trump sebelumnya telah menekan pembuat obat-obatan AS untuk mengembangkan vaksin. Moderna yang berbasis di Cambridge, Massachusetts, menerima persetujuan pemerintah untuk bergerak cepat ke percobaan manusia pada lalu dan melewatkan tahap percobaan pada hewan.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top