Pengunjung menyaksikan hewan laut di akuarium besar yang berada di zona The Ocean, Marine Safari Bali (MSB), Gianyar, Bali. JIBI/Feni Freycinetia
Travel

Serunya Rekreasi Sekaligus Konservasi Hewan Laut di Marine Safari Bali

Feni Freycinetia Fitriani
Minggu, 19 Oktober 2025 - 15:35
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Bali ternyata menyimpan ragam destinasi wisata menarik selain pantainya yang cantik. Salah satu tempat rekreasi baru di Pulau Dewata, yaitu Marine Safari Bali (MSB).

Terletak di Kabupaten Gianyar, Marine Safari Bali merupakan bagian dari Taman Safari Bali. Berbeda dengan destinasi wisata pada umumnya, MSB menawarkan paket rekreasi biota air sekaligus konservasi hewan laut yang bisa disaksikan secara langsung.

Bisnis berkesempatan berwisata ke MSB, berinteraksi dengan aneka hewan, sambil melihat konservasi laut yang ada di sana. Kawasan Marine Safari Bali terbagi menjadi enam zona, yaitu The River, The Rain Forest, The River Monster, The Estuary, The Coast, dan The Ocean.

Saat memasuki area MSB, pengunjung akan melewati sebuah lorong unik menyerupai isi perut ikan paus, lengkap dengan rangka tulang dan ikan-ikan kecil yang bertebaran di bagian atas. 

Pada zona pertama atau The River Zone, pengunjung akan melihat aquarium yang berisi berbagai jenis ikan air tawar. Salah satu ikan air tawar yang mencuri perhatian, yakni ikan endemik Indonesian Tiger Fish.

Akuarium ikan air tawar di The River Zone, Marine Safari Bali (MSB), Gianyar, Bali. JIBI/Feni Freycinetia F.
Akuarium ikan air tawar di The River Zone, Marine Safari Bali (MSB), Gianyar, Bali. JIBI/Feni Freycinetia F.

Saat berada di The River Zone, pengunjung dapat berinteraksi dengan hewan menggemaskan yang menjadi kesayangan anak-anak, yaitu capybara. Hewan pengerat terbesar di dunia itu dikenal karena perilaku sosialnya yang unik dan lucu. 

Petualangan berlanjut ke zona hutan hujan tropis atau The Rain Forest. Di zona tersebut, MSB menghadirkan rumah bagi reptil dan amfibi menarik seperti iguana dan ular piton. Uniknya, reptil yang ada di zona tersebut sangat tenang dan jinak sehingga pengunjung bisa mendekat bahkan mengelus reptil dengan aman.

Selanjutnya, Bisnis berjalan kaki ke zona The River Monster. Di sana, pengunjung bisa melihat akuarium besar yang merupakan rumah bagi predator air tawar, seperti ikan piranha. Pengunjung juga dapat melihat spesies dari sungai terpanjang di Indonesia yang mengalir melalui hutan tropis Kalimantan, yaitu Arapaima.

Perjalanan berlanjut ke Estuari Zone, yang menampilkan keseimbangan antara satwa air tawar dan air laut. Di zona tersebut, pengunjung dapat berinteraksi langsung dengan ikan pari hingga bintang laut yang ada di dalam kolam sentuh.

Saat memasuki zona Pesisir atau The Coast, pengunjung dapat melihat langsung kelincahan lumba-lumba dan singa laut bersama para pelatih atau trainer berpengalaman.

Pengunjung menyaksikan pertunjukan lumba-lumba dan para trainer di zona The Coast, Marine Safari Bali, Gianyar. JIBI/Feni Freycinetia F.
Pengunjung menyaksikan pertunjukan lumba-lumba dan para trainer di zona The Coast, Marine Safari Bali, Gianyar. JIBI/Feni Freycinetia F.

Di zona tersebut, pengunjung juga bisa menyaksikan tingkah laku penguin Humboldt, salah satu jenis penguin yang bisa hidup di negara tropis. Penguin Humbolt, yang berasal dari Peru dan Chile, ternyata bisa hidup sehat dan beradaptasi dengan cuaca panas di Bali.

Eksplorasi seru MBS ditutup dengan atraksi lorong akuarium di Zona Laut atau The Ocean. Pengunjung seakan ikut menyelami dalamnya lautan sambil melihat indahnya habitat laut, seperti terumbu karang yang berwarna-warni.

Di zona The Ocean MBS, pengunjung dapat melihat predator laut ganas yaitu ikan hiu, seperti Bull Sharks and Grey Reef Sharks yang wara-wiri di akuarium raksasa.

Sarana Edukasi dan Konverasi Laut

Selain arena rekreasi, Marine Safari Bali juga dilengkapi dengan fasilitas konservasi berstandar internasional. Direktur Utama Taman Safari Indonesia Aswin Sumampau mengatakan kawasan konverasi di MBS terdiri dari pusat riset, penangkaran, dan rehabilitasi bagi spesies laut yang terancam punah seperti penyu, hiu, dan berbagai jenis terumbu karang langka.

Hal itu menjadikannya MBS tak hanya sebagai destinasi yang menghibur, tetapi berperan penting dalam pelestarian ekosistem laut di Indonesia, khususnya di Bali.

“Kami yakin Marine Safari Bali dapat menjadi sarana edukasi publik yang menginspirasi kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga ekosistem laut bagi generasi mendatang. Kehadiran Marine Safari Bali ditargetkan menarik lebih dari satu juta pengunjung, baik domestik maupun internasional. Kami berharap hal ini memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat lokal melalui penciptaan lapangan kerja dan peluang usaha baru,” ujar Aswin Sumampau.

Pusat konservasi hewan dan biota laut di Marine Safari Bali, Gianyar. JIBI/Feni Freycinetia F.
Pusat konservasi hewan dan biota laut di Marine Safari Bali, Gianyar. JIBI/Feni Freycinetia F.

Program Unggulan Konservasi di Marine Safari Bali mencakup berbagai inisiatif pelestarian laut yang berfokus pada rehabilitasi, restorasi, dan keberlanjutan.

Program pertama, yaitu Breeding Ikan Hiu bambu yang langka. Dalam kegiatan ini, MSB merawat tiga ekor Bowmouth Guitarfish sebagai bagian dari program pengembangbiakan dan pelepasliaran yang akan datang. MSB bekerja sama dengan organisasi konservasi internasional, yaitu Shark ray 360 Community.

Ketiga Bowmouth Guitarfish ini tengah dalam tahap pertumbuhan dan perawatan khusus sebagai persiapan program kolaborasi global yang berfokus pada upaya pengembangbiakan serta pelestarian di habitat aslinya.

Program kedua, Restorasi Terumbu Karang. Nantinya, hasil kolaborasi MSB dengan lembaga riset dalam kegiatan transplantasi dan pemulihan ekosistem karang.

Program ketiga, Bank Gen Biota Laut, sebuah inisiatif penyimpanan genetik dan pengembangbiakan spesies laut langka untuk menjamin keberlanjutan keanekaragaman hayati laut di masa depan.

Marine Safari Bali (MSB) melakukan konservasi hiu bambu. JIBI/Feni Freycinetia F.
Marine Safari Bali (MSB) melakukan konservasi hiu bambu. JIBI/Feni Freycinetia F.

Sebagai bagian dari ekspansi bisnis berbasis lingkungan, Marine Safari Bali mempertegas posisi Taman Safari Indonesia sebagai pelaku utama dalam pengembangan destinasi wisata bertema konservasi dengan pendekatan bisnis berkelanjutan.

“Pembangunannya didukung penuh oleh pemerintah pusat dan daerah, sejalan dengan program nasional peningkatan kualitas destinasi wisata dan konservasi lingkungan,”

Taman Safari Indonesia juga menjalin kemitraan strategis dengan berbagai lembaga internasional, termasuk institusi riset kelautan dan organisasi konservasi global, guna memastikan pengelolaan taman wisata dengan standar tertinggi.

“Kehadiran Marine Safari Bali diharapkan dapat mendorong pencapaian target kunjungan wisata nasional sekaligus memperkuat citra Indonesia sebagai bagian terpenting dalam pelestarian laut dunia,” imbuhnya.

Add Bisnis.com as a preferred source on Google
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro