Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pelajar Paling Rentan Tertular Demam Berdarah Dengue

Anak Sekolah Paling Rentan Tertular Demam Berdarah Dengue
Lili Sunardi
Lili Sunardi - Bisnis.com 14 Maret 2016  |  20:29 WIB
Pelajar Paling Rentan Tertular Demam Berdarah Dengue
Sejumlah pasien penderita demam berdarah dengue (DBD) menjalani perawatan di RSUD Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Kamis (4/2). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Anak usia pelajar sekolah menjadi yang paling rentan terserang demam berdarah dengue (DBD) di seluruh wilayah Indonesia.

Kementerian Kesehatan mencatat anak dengan usia 5-14 tahun menjadi yang paling banyak terserang DBD pada periode Januari-Februari 2016. Sekitar 42,72% dari total penderita DBD yang mencapai 13.219 orang adalah anak dengan usia 5-14 tahun.

“Porsi yang paling banyak mengalami DBD di Indonesia adalah anak dengan usia 5-14 tahun yang mencapai 42,72%, dan kelompok usia 15-44 tahun mencapai 34,49%,” kata Oscar Primadi, Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kementerian Kesehatan di Jakarta, Senin (14/3/2016).

Oscar menuturkan, sebanyak 137 orang meninggal dunia karena DBD selama Januari-Februari 2016.

Dia meminta agar pihak sekolah meningkatkan aktivitas fisik belajarnya pada pukul 09.00-10.00 WIB. Pasalnya, pada saat itu nyamuk Aedes aegypty beraktivitas dan menggigit manusia.

Kejadian DBD di Indonesia memang cenderung meningkat pada pertengahan musim penghujan pada Januari, dan mulai mengalami penurunan pada Februari hingga penghujung tahun.

Kementerian Kesehatan juga belum menemukan kasus baru penderita DBD pada periode Maret 2016. Meski demikian, masyarakat harus tetap waspada DBD dengan menjaga kebersihan lingkungannya, dan memantau tempat penampungan air.

 

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

demam berdarah
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top