Lie Kuang: Bisnis Bukan Segalanya

Kerja keras selama lima tahun akhirnya berbuah manis. Si anak Semarang bernama Lie Kuang mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional dalam perhelatan kompetisi hairdresser bergengsi LOral Professionnel Style and Color Trophy 2016 (LPSCT) Tingkat Dunia 2017 di Lisbon, Portugal.
Atiqa Hanum | 02 November 2016 08:37 WIB
Lie Kuang - dokumentasi
Bisnis.com, JAKARTA—Kerja keras selama lima tahun akhirnya berbuah manis. Si anak Semarang bernama Lie Kuang mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional dalam perhelatan kompetisi hairdresser bergengsi L’Oréal Professionnel Style and Color Trophy 2016 (LPSCT) Tingkat Dunia 2017 di Lisbon, Portugal.
 
Lie Kuang berhasil membawa dua staf salonnya “Lie Kuang & Co Creative Salon” bernama Solhan dan Fenny Aprillia yang berhasil meraih juara dua. Lie mengungkapkan tidak menyangka dirinya mampu menorehkan kebanggaan bagi Indonesia melalui stafnya.
 
Akhirnya 5 tahun bekerja keras kami mampu menunjukkan bahwa anak daerah juga bisa bersaing di internasional,” katanya saat ditemui, Selasa (1/11/2016).
 
Dia menceritakan Lie Kuang & Co Creative Salon sudah berdiri sejak 20 tahun yang lalu. Kini dia telah memiliki 3 cabang di Semarang. Bisnis yang digelutinya ini memang sangat ia cintai, namun bukan menghasilkan pundi-pundi uang belaka melainkan mencetak individu-individu berkualitas.
 
Saya akui salon ini bagi saya adalah tempat belajar bagi saya khususnya dan inilah yang saya tularkan kepada staf saya dimana mereka juga harus belajar kapan pun dan dimana pun. Apalagi untuk profesi hairdresser tidak ada kata berhenti belajar karena kemampuan yang dimiliki berasal dari edukasi,” tegasnya.
 
Dia menambahkan dalam mengelola bisnis salonnya, dia tidak terpaku pada bisnis belaka melainkan bagaiman membuat stafnya tersebut semakin kaya akan pengetahuan tentang hairdresser. Pengembangan seorang hairdresser terletak pada inovasi, edukasi dan inspirasi. Inilah yang diperoleh Solhan dan Fenny Aprillia yang percaya akan kekuatan edukasi.
 
Saya selalu bilang ke semua staf untuk terus belajar, apapun harus diikuti biar maju. Kerap kami pun mengikuti berbagai program pengembangan dan pelatihan yang dihelat oleh L’Oréal Professionnel sepanjang tahun sehingga talenta kami tumbuh dengan pesat,” ujarnya.
 
Dalam L’Oréal Professionnel Style & Color Trophy se-Indonesia, Lie Kuang mengaku pernah mengikuti perhelatan tersebut dahulu namun dirinya hanya menjadi seorang finalis. Akhirnya, dirinya berambisi menyiapkan untuk meningkatkan kemampuan para stafnya. Mereka pun menyabet lima penghargaan L’Oréal Professionnel Style & Color Trophy 2016.
 
Penghargaan ini berbuah manis, ada beberapa artis yang sengaja datang ke Semarang hanya untuk ditata rambutnya di salon saja dan kembali lagi ke Jakarta,” bebernya.
Dia pun tidak berencana mendirikan cabang salonnya di Jakarta dalam waktu dekat ini dan belum terpikir untuk kearah sana.
 
Fenny mengaku dia senang bekerja di salon tersebut karena sesuai dengan minatnya. Perempuan yang sekolah di SMK Kecantikan ini setelah lulus langsung bekerja di Lie Kuang Salon, dan kini adalah tahun kesembilannya. Sedangkan, Solhan sudah 11 tahun bekerja bersama Lie Kuang. Ini hobi yang membayar saya,” tutupnya.
Tag : desainer
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top