Pria Asia Lebih Rentan Terinfeksi Virus Corona

Kabar terbaru dari dunia penelitian dan medis, ditemukan fakta bahwa virus corona lebih banyak menginfeksi pria ras Asia dibandingkan ras lain.
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 30 Januari 2020  |  15:33 WIB
Pria Asia Lebih Rentan Terinfeksi Virus Corona
Tenaga medis menggunakan pakaian pelindung khusus saat merawat pasien yang terinfeksi virus corona di Rumah Sakit Zhongnan, Universitas Wuhan, di Wuhan, Provinsi Hubei, China Rabu (28/1 - 2020). China Daily via Reuters

Bisnis.com, JAKARTA--Penelitian kesehatan menyebutkan bahwa virus corona lebih banyak menyerang pria ras Asia dibandingkan dengan masyarakat berkulit putih atau hitam.

Ketua Departemen Mikrobiologi FKUI Fera Ibrahim menuturkan ekspresi sel ini lebih banyak ditemukan di sel epitel paru. Gejala infeksinya adalah saluran pernapasan atas.

"Menariknya, reseptor ini sudah lama diteliti, dan lebih banyak ekspresinya pada laki-laki daripada wanita. Khususnya pada laki-laki Asia, dibandingkan ras kulit putih dan hitam," ungkapnya di Jakarta, Kamis (30/1/2020).

Hingga saat ini, pihak medis dan peneliti belum mengetahui alasan penyebab virus tersebut lebih menyukai sel pria Asia dibandingkan kelompok manusia lainnya. Hal tersebut masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.

Dia mengungkapkan bahwa virus corona memiliki berbagai tonjolan, sehingga tonjolan itu digunakan untuk menempel pada reseptor di sel dan bereplikasi, menghasilkan partikel virus yang baru.

Virus asal Wuhan ini memiliki RNA rantai positif. Virus ini sensitif terhadap pemanasan, lipid solvent, nonionic deterjen, formaldehyde, oxidizing agents dan beberapa virus stabil pada pH 3.

Untu menghindari tubuh dari virus corona, Fera merekomendasikan kepada masyarakat agar menjaga pola konsumsi makanan. Seperti, jangan mengkonsumsi hewan yang sakit atau produknya.

Untuk mencegah masuknya virus ke dalam tubuh, maka konsumen disarankan untuk membeli ayam beku dari penjual yang legal, masak dengan matang unggas, daging, telur dan susu yang dikonsumsi.

Fera menyarankan kepada masyarakat untuk memisahkan talenan dan pisau untuk mengolah bahan mentah dan matang, cuci tangan ketika mengolah bahan makanan mentah kemudian matang.

Menurutnya, untuk daerah terjangkit, daging aman dikonsumsi jika dimasak dengan matang dan preparasi makanan dengan benar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
virus corona

Editor : Novita Sari Simamora
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top