Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Sri Mulyani Indrawati dan Mari E. Pangestu - laman Facebook Sri Mulyani Indrawati
Lihat Foto
Premium

Kiprah Perempuan Indonesia di Lembaga Donor

Tak banyak srikandi-srikandi RI yang berkiprah di lembaga keuangan multilateral atau lembaga donor. Siapa saja perempuan-perempuan tangguh itu?
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com
05 Februari 2020 | 17:21 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Penunjukan Mari Elka Pangestu menjadi salah satu Direktur Pelaksana Bank Dunia menjadi angin segar bagi keterwakilan Indonesia di lembaga donor internasional. Dari sekian banyak figur dari Indonesia, mungkin nama yang pertama kali teringat adalah Sri Mulyani Indrawati.

Sri Mulyani yang saat ini menjabat sebagai Menteri Keuangan sempat berkarir di Bank Dunia sebagai Direktur Pelaksana dan Chief Operating Officer pada 2010. Dia  menggantikan posisi Juan Jose Daboub yang telah menjabat selama empat tahun.

Ketika menjabat sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia, dia bertugas mengawasi tiga kawasan yakni Amerika Latin dan Karibia, Timur Tengah dan Afrika Utara, serta Asia Timur dan Pasifik. Tak hanya itu, Sri juga akan mengawasi grup sistem informasi.

Sri Mulyani merupakan warga negara Indonesia sekaligus perempuan Indonesia pertama yang menduduki posisi strategis di Bank Dunia. Tak lama setelah dia meninggalkan jabatannya di Bank Dunia untuk menerima tawaran Presiden Joko Widodo menjadi Menteri Keuangan, Bank Dunia kembali menunjuk warga negara Indonesia lainnya yakni Mari Elka mengisi jabatan Direktur Pelaksana.

Ketika Bisnis mencoba menelusuri berapa banyak warga Indonesia yang menjabat posisi strategis di lembaga donor internasional, hasilnya tidak sebanyak yang diharapkan.

Selain Sri Mulyani dan Mari Elka Pangestu, ada dua orang Indonesia yang mengisi posisi strategis di Asian Development Bank (ADB) yakni Bambang Susantono dan Syurkani Ishak Kasim. Bambang menjabat sebagai Wakil Presiden ADB Bidang Manajemen Ilmu Pengetahuan dan Pembangunan Berkelanjutan, sedangkan Syurkani menjabat sebagai Direktur Eksekutif ADB yang membawahi Armenia, Pulau Cook, Fiji, Indonesia, Republik Kyrgyz, Selandia Baru, Niue, Samoa, dan Tonga.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

back to top To top