Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kurangi Minum Latte Berikan Banyak Manfaat

Mengurangi minum latte dapat memberikan manfaat untuk kesehatan tubuh dan keuangan.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 13 Februari 2020  |  17:46 WIB
Cafelatte - Istimewa
Cafelatte - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA -- Melatih lidah untuk terbiasa dengan kopi hitam memang butuh waktu yang lama dari yang Anda perkirakan, tetapi dibalik rasa pahit tersimpan ‘secangkir’ manfaat.

Sebagian pecinta kopi mungkin lebih suka paduan susu dalam kopinya. Ada pula yang menilai bahwa penikmat kopi sejati hanya mereka yang minum kopi hitam. Namun ini hanya masalah selera saja.

"Berhenti menikmati latte tidak sama dengan berhenti minum kopi. Tetapi dengan merelakan untuk tidak menuang susu ke dalam kopi Anda dapat memiliki efek yang lebih besar dari sekadar memangkas asupan kalori," seperti dikutip melalui The Guardian, Kamis (13/2).

Jika dalam sehari Anda membeli tiga gelas kecil latte penuh krim, dengan harga rata-rata sekitar US$4 atau Rp50.000 per gelas, Anda sudah menghabiskan US$84 serta menambah asupan kalori hingga 2.730 kalori dalam sepekan. Merelakan kopi susu sama dengan melakukan diet rendah kalori.

Kopi hitam memang jauh lebih murah dan bisa Anda buat kapan saja. Penikmat kopi dapat menghemat hingga US$4.000 per tahun dengan menyeduh sendiri kopi mereka di rumah dan disimpan dalam botol untuk asupan sehari-hari.

Di samping bermanfaat untuk kesehatan dan keuangan, mengurangi susu pada kopi juga dapat membantu lingkungan. Artikel lain dari The Guardian menyebut produk susu sebagai 'bencana'.

"Segelas susu sapi menghasilkan hampir tiga kali lebih banyak gas rumah kaca daripada susu nabati," tulis artikel tersebut. Mengganti susu sapi dengan produk substitusi juga ternyata memiliki dampak tersendiri.

Susu almond, misalnya, proses pembuatannya ternyata berdampak buruk bagi kelangsungan hidup lebah madu. Sementara itu, sebagian hutan hujan di Amazon telah dibakar untuk membuka lahan bagi pertanian kedelai.

Proses transisi ini memang tidak mudah apalagi saat ini ramai bermunculan jenis-jenis kopi susu dengan harga yang lebih murah.

Beberapa pengguna Twitter memberi saran kepada mereka yang ingin mengurangi latte dengan mencoba macchiato atau cold brews. Peralihan juga dapat dilakukan dengan mengurangi jumlah takaran susu secara bertahap.

Mereka yang sudah berhasil beralih dari latte ke kopi hitam mengatakan bahwa proses transisi perlu waktu tiga hingga 14 hari hingga lidah kita terbiasa dengan rasa pahit yang khas.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kesehatan kopi
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top