Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Keren, Begini Cara Singapura Siapkan Penyimpanan dan Distribusi Vaksin Covid-19

Salah satu persiapan mereka yakni meningkatkan kapasitas cold storage-nya dan membentuk satuan tugas untuk mengawasi proyek tersebut.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 15 Desember 2020  |  11:37 WIB
 Jewel Changi Airport - architecturaldigest
Jewel Changi Airport - architecturaldigest

Bisnis.com, JAKARTA - Bandara Changi Singapura akan menjadi pusat distribusi vaksin virus korona untuk Asia Tenggara.

Salah satu persiapan mereka yakni meningkatkan kapasitas cold storage-nya dan membentuk satuan tugas untuk mengawasi proyek tersebut.

Changi Ready Task Force adalah konsorsium 18 perusahaan dan grup, termasuk Otoritas Penerbangan Sipil Singapura dan operator bandara, Changi Airport Group. Misinya adalah meningkatkan fasilitas dengan tujuan meningkatkan koordinasi di seluruh industri dan memperlancar proses pengiriman vaksin COVID-19.

Pengiriman kargo vaksin akan membantu menopang industri penerbangan lokal yang tertekan oleh kurangnya lalu lintas udara menyusul penutupan perbatasan untuk membendung penyebaran pandemi. Juga diantisipasi bahwa distribusi vaksin akan berperan untuk membawa kembali penumpang.

Dalam beberapa tahun terakhir, Changi telah menuangkan sumber dayanya ke dalam bisnis pengiriman produk medis. Perusahaan telah menetapkan belanja modal dalam upaya ini secara independen.

Changi akan berfungsi sebagai pusat pengiriman vaksin yang berasal dari wilayah seperti AS dan Eropa. Dua vaksin yang segera dipasarkan membutuhkan suhu yang sangat dingin untuk penyimpanannya. Vaksin Pfizer dan BioNTech harus disimpan pada suhu minus 70 C, sedangkan vaksin yang dikembangkan Moderna juga harus disimpan pada suhu minus 20 C.

Vaksin akan didistribusikan di Asia Tenggara dan Oseania, menurut Changi Airport Group. Pengaturan ini akan mendukung kota-kota terpencil di Asia Tenggara yang tertinggal dalam pembangunan infrastruktur logistik.

Anggota gugus tugas Asosiasi Transportasi Udara Nasional Dubai, atau Dnata, perusahaan penanganan darat yang dimiliki oleh maskapai Emirates Group, mengembangkan kendaraan khusus untuk mengangkut kontainer berisi vaksin dari pesawat ke gudang di lingkungan dengan suhu terkontrol. Perusahaan mengerahkan dua kendaraan semacam itu ke Bandara Changi bulan lalu.

Baik Dnata dan SATS sesama penangan kargo dan anggota gugus tugas - memiliki gudang di Changi yang mampu menampung produk dalam suhu serendah minus 25 C.Gudang tersebut mencakup total 9.000 meter persegi, dan mereka dapat memproses 375.000 ton produk penyimpanan dingin setiap tahun.

Beberapa gudang lain yang dioperasikan oleh perusahaan logistik dapat ditemukan di area bea cukai yang berdekatan dengan bandara.

Changi telah berkembang menjadi pusat Asia klasik yang menghubungkan wisatawan Barat dan Asia ke tujuan mereka. Tetapi pandemi menyebabkan negara-negara di seluruh dunia memberlakukan kontrol perbatasan, dan lalu lintas penumpang turun sejak Maret.

Setelah vaksin didistribusikan, perjalanan udara akan pulih kembali, yang akan mengarah pada pemulihan lalu lintas penumpang, kata Lim Ching Kiat, direktur pelaksana Grup Bandara Changi.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

singapura Vaksin Covid-19
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top