Averos melukis langsung wajah pengunjung

JAKARTA: Pelukis Averos Nazilla melakukan aksi melukis langsung atau membuat sketsa wajah orang mulai hari ini sampai 23 Oktober di tengah pameran yang diadakan Komunitas "Sense of Arts" di Senayan City.Averos melukis wajah pengunjung yang
Inria Zulfikar
Inria Zulfikar - Bisnis.com 30 September 2011  |  19:31 WIB

JAKARTA: Pelukis Averos Nazilla melakukan aksi melukis langsung atau membuat sketsa wajah orang mulai hari ini sampai 23 Oktober di tengah pameran yang diadakan Komunitas "Sense of Arts" di Senayan City.Averos melukis wajah pengunjung yang berminat untuk dilukis dengan tarif  Rp200.000 per wajah. Selama ini Averos sering terlihat di berbagai mal di Jakarta. Beberapa waktu lalu, selama satu bulan, di sela-sela pameran Komunitas Sense of Arts di Gandaria City, Averos sibuk melukis sketsa para pengunjung ."Dalam satu hari saya melukis sketsa wajah di atas kertas berukuran  60x40 cm sebanyak 10-15 orang di sini," kata Averos sambil tersenyum.Apa kesulitannya melukis langsung wajah orang?" Kalau yang dilukis tak sadar dilukis dan bergerak terus. Selain itu perempuan cantik, takut tak secantik orangnya," katanya tertawa.Menurut dia, yang mudah melukis orang yang punya karakter jelas  seperti berjenggot panjang, berkacamata. Begitu juga  melukis anak kecil lebih sulit karena kadang tidak sesuai usianya jadi lebih dewasa, atau kebalikannya orang dewasa dilukis jadi lebih lebih muda dar usianya."Untuk itu butuh konsentrasi dan latihan secara terus menerus," katanya.Melukis atau membuat sketsa wajah seseorang merupakan dasar bagi seorang pelukis. Untuk itu dibutuhkan latihan dari waktu ke waktu. Setelah itu ada yang mengembangkannya ke arah lukisan realis dengan cat minyak, akrilik atau cat air. Namun ada juga yang secara terus menerus mempertahankan dan memperdalam keahliannya dalam membuat sketsa, seperti yang dilakukan Averos Nazilla.Averos sejak kecil senang menggambar. Dia mendalami anatomi.Tapi dia memilih menjadi sarjana psikologi dari UGM. Pernah bekerja di RS Jiwa Magelang kemudian berbisnis furnitur sampai akhirnya membuat sketsa wajah yang menghidupinya sejak empat tahun lalu. (tw) 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Nadya Kurnia
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top